Kumparan Logo

Tips Memilih Mukena untuk Anak

kumparanMOMverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zaskia Adya Mecca dan anaknya.  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Zaskia Adya Mecca dan anaknya. (Foto: Thinkstock)

Momen Ramadhan, bisa jadi waktu tepat untuk Anda mengajari anak salat. Selain baik untuk membiasakan si kecil, bisa saja anak jadi lebih semangat karena suasana Ramadhan yang lebih semarak. Apalagi bila Anda mengajaknya salat dan banyak teman-teman sebayanya yang juga salah di sana. Wah, pasti seru!

Tapi bicara soal belajar salat, bila anak Anda perempuan tentu Anda perlu menyiapkan mukena kecil untuknya. Jangan salah pilih mukena ya, Moms. Corak lucu atau model yang kekinian saja tidak cukup.

kumparanMOM merangkum hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika memilihkan mukena untuk anak, khususnya untuk balita:

Ukuran pas

Mukena yang terlalu besar atau kecil jelas tidak nyaman bagi anak. Jadi jangan disepelekan, Moms. Anda perlu memilih mukena yang pas dengan ukuran badan dan usia si kecil.

Atasan yang terlalu besar bisa menghalangi pandangan anak. Sementara bawahan yang kebesaran atau terlalu panjang, bisa menyebabkan anak terjungkal atau tersungkur saat mengenakannya.

Bila sulit menemukan penjual mukena kecil untuk balita, minta penjahit langganan Anda mengecilkan dengan menjahit sementara. Bila nanti anak bertambah besar, jahitan bisa Anda buka kembali.

Karet pinggang dan kepala

Pastikan karet pinggang dan kepala mukena cukup fleksibel ditarik dan tidak terlalu kencang menekan. Sebaliknya, jangan pula karetnya terlalu kendor yang bisa mengakibatkan mukena melorot atau mudah terlepas. Apalagi, di usia balita anak cenderung lebih aktif bergerak.

Perhatikan bagian lingkar wajah anak pas. Jikapun ternyata kelebihan besarnya, maka Anda perlu menjahit sementara atau menambahkan kancing untuk menyematnya. Hindari mengecilkan dengan peniti karena dapat menusuk leher si kecil.

Bahan lembut dan adem

Zaskia Adya Mecca dan anaknya.  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Zaskia Adya Mecca dan anaknya. (Foto: Thinkstock)

Nah, ini tak kalah penting Moms. Pilihlah bahan mukena yang lembut dan adem dipakai anak. Anda bisa memilih katun dengan kualitas yang baik. Rasa gerah dapat menbuat anak tidak nyaman hingga ia merasa pengalaman beribadahnya tidak menyenangkan.

Praktis

Anak sedang semangat-semangatnya mencoba mukena barunya Moms. Tak terkecuali, ketika ia melihat temannya membawa sendiri mukena ke masjid. Untuk itu, pastikan mukenanya praktis di bawa.

Selain tidak terlalu tebal, berat atau ribet dilipat misalnya, Anda bisa memilih mukena yang memiliki kantung atau tas khusus. Pasti si kecil semakin suka membawa dan mengenakannya.