kumparan
25 Okt 2018 17:32 WIB

12 Modus KKN di Jabar Menurut Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Eny Immanuella Gloria)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar rapat kerja bersama tim saber pungli Provinsi Jabar. Dalam unggahan di akun Instagramnya, Emil meminta doa agar dalam 5 tahun pemerintahannya Jawa Barat bisa bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
ADVERTISEMENT
"Dalam seminggu terakhir ini, 2 kepala daerah terkena OTT KPK. Sangat prihatin, Jabar baru yang juara, bersih, dan berintegritas harus dimulai. Tidak mudah, tapi tidak boleh menyerah," tulis Ridwan di akun Instagramnya, Kamis (25/10).
Selain itu, Ridwan juga menuliskan 12 modus KKN yang biasanya terjadi di pemerintahan. Mulai dari suap perizinan, potongan/fiktif hibah/bansos, setoran paksa bawahan, kutipan pada warga, fee proyek, mark up proyek, hingga jual-beli jabatan. Selain itu, ada pula down spec proyek, kutipan paksa proyek, dan jual-beli akses layanan.
Emil optimistis, dengan kemauan yang kuat, 12 modus KKN tersebut bisa diberantas. Namun, ia juga menyebut, pemberantasan 12 modus KKN tersebut juga harus dilakukan dengan cara yang baik.
"Jika punya kemauan kuat dan cara yang baik, inshaallah memberantas 12 modus ini pasti bisa. Aamiin," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Dalam dua minggu terakhir, dua bupati yang masuk dalam wilayah pemerintahan Ridwan Kamil terjaring operasi tangkap tangan KPK. Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra diamankan karena kasus dugaan jual-beli jabatan dan Bupati Bekasi diamankan karena kasus dugaan suap perizinan Meikarta.
Loading Instagram...
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·