12 Ton Bantuan dari Yogyakarta Dikirim ke Lombok

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
12 ton bantuan dari Yogyakarta disalurkan ke Lombok, Sabtu (11/8/18). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
12 ton bantuan dari Yogyakarta disalurkan ke Lombok, Sabtu (11/8/18). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

Sebanyak 12 ton bantuan yang terdiri bahan makanan, obat-obatan, tikar, selimut, pakaian, dan logistik lainnya disalurkan oleh Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Adisutjipto Yogyakarta ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang baru saja dilanda bencana gempa. Pengiriman bantuan dikirim menggunakan pesawat Hercules A1315 milik TNI AU.

Danlanud Adisutjipto, Marsma TNI Tedi Rizalihadi menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari TNI, Polri, Pemda DIY, organisasi masyarakat, mahasiswa, serta pelajar yang terkumpul di posko penerimaan dan pengiriman bantuan Lombok sejak Senin (6/8).

"Sejak Senin sudah terkumpul sekitar 20 ton, tapi karena kapasitas pesawat Hercules maksimal 12 ton, maka kita berangkatkan 12 ton dulu hari ini," ujarnya di Lanud Adisutjipto, Sabtu (11/8).

12 ton bantuan dari Yogyakarta disalurkan ke Lombok, Sabtu (11/8/18). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
12 ton bantuan dari Yogyakarta disalurkan ke Lombok, Sabtu (11/8/18). (Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan)

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Mabes TNI AU terkait pengiriman bantuan selanjutnya. Penyaluran terus dilakukan hingga kondisi di Lombok membaik.

Saat ini, dilaporkan sekitar 3 ribu warga yang ditampung di Lanud Rembiga. Sejumlah masyarakat masyarakat juga dilaporkan mengalami trauma. Namun pasokan makanan dan minuman terus disalurkan ke Lanud Rembiga.

"Bantuan akan kembali dikirim sampai Lombok betul-betul recovery. Diutamakan obat-obatan, selimut, dan pakaian. Untuk makanan kemungkinan sedikit dikurangi karena di sana sudah menumpuk," pungkasnya.