• 3

147 Ormas Demo di Depan Masjid Raya Banda Aceh Dukung AKBP Untung

147 Ormas Demo di Depan Masjid Raya Banda Aceh Dukung AKBP Untung


Unjuk Rasa Berantas Waria di Aceh

Unjuk Rasa Berantas Waria di Aceh (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
Sejumlah massa dari 147 ormas di Aceh menggelar unjuk rasa di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (2/2). Mereka menyampaikan sikap apresiasi dan membela Kapolres Aceh Utara AKBP, Untung Sangaji, atas tindakan yang telah dilakukan dalam membina 12 waria di Aceh Utara.
Usai Salat Jumat, massa langsung berkumpul di depan masjid. Dalam aksi itu mereka turut membawa sejumlah spanduk dan umbul-umbul aksi lainnya berisi pernyataan sikap dan bentukan dukungan.
“Ada Pak Untung Tegakkan Islam,” teriak massa tersebut.
Selain mendukung tindakan Untung, ormas-ormas tersebut juga turut menandatangani pernyataan sikap menolak LGBT di atas kain putih panjang. Tgk Bulqaini mewakili perwakilan Daya Aceh menyampaikan, masyarakat Aceh bersama dengan para ulama sangat mendukung kebijakan yang telah dilakukan oleh Kapolres AKBP Ahmad Untung Surianata atau yang akrab disapa Untung Sangaji.

Unjuk Rasa Berantas Waria di Aceh

Unjuk Rasa Berantas Waria di Aceh (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
“Kami menolak adanya kelompok LGBT di Aceh dan apa yang telah dilakukan Pak Untung itu adalah suatu langkah yang sangat tepat. Ia telah menertibkan waria kemudian dikembalikan menjadi lelaki normal,” ujarnya.
Menepis soal isu pelanggaran Hak Asasi Manusia, Tgk Bulqaini menyebut, masyarakat luar Aceh tidak memahami kondisi dan aturan yang berlaku di negeri Serambi Makkah itu.
“Banyak yang menuntut hak-hak tapi mereka lupa akan kewajiban. Kalau mereka masih berhubungan sesama jenis maka akan membawa penyakit di negeri ini. Oleh sebab itu orang yang sudah sakit harus diobati dan dikembalikan ke jalan yang benar,”pungkasnya.
Perwakilan Aliansi Pecinta Syariat Islam (APSI) Tgk Mursyuddin Ishak mengatakan, upaya pembinaan terhadap 12 waria yang telah dilakukan Untung Sangaji saat ini mendapat kecaman dari berbagai pihak. Seperti aktivis pro LGBT, aktivis HAM dan lainnya.
“Mendukung pembinaan LGBT yang dilakukan sebagai bentuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan kaum waria yang populasinya terus bertambah,” ujarmya.
Aksi ini turut menyedot perhatian masyarakat dan pengguna jalan, bahkan tak sedikit dari mereka ikut berhenti dan menyaksikan aksi unjuk rasa tersebut. Sementara puluhan aparat kepolisian dan petugas Satpol PP ikut menjaga keamanan hingga aksi berlangsung dengan tertib dan damai.

NewsAcehLGBTPolisi

500

Baca Lainnya