kumparan
16 Nov 2018 18:25 WIB

5 Fakta Menarik Fenomena YouTuber di Indonesia

Konten Data Penguasa YouTube Indonesia. (Foto: Nunki Lasmaria Pangaribuan/kumparan)
YouTube berubah perlahan. Pengamat media sosial Nukman Lutfie mengatakan, YouTube semula didominasi oleh konten dari perusahaan yang ingin mengenalkan produknya. Tapi, kini berbagai konten di YouTube banyak lahir dari tangan-tangan kreatif seorang individu.
ADVERTISEMENT
"YouTuber itu yang semula diisi oleh perusahaan musik semacam Musica Studio's dan lain-lain. Mereka punya artis sehingga followersnya bisa jutaan. Tapi sekarang YouTube bergeser dari orang per orang, jadi sekarang banyak orang-orang yang followersnya di atas perusahaan label itu," ujar Nukman Luthfie, kepada kumparan, Rabu (14/11).
Meski bukan hal baru, bagi Nukman, YouTube tetap memiliki dunia yang berbeda dengan media sosial yang lain. Salah satu hal yang menarik dari YouTube, menurut Nukman adalah para pengunjungnya tak perlu membuat akun untuk bisa berselancar di sana.
“Anak-anak muda sekarang nonton TV-nya kurang, tapi lihat YouTube-nya lama,” kata Nukman.
Nukman Luthfie. (Foto: Facebook/@Rizka Septiana)
Ada banyak fakta menarik saat Anda menilik YouTube. Di sana, banyak artis yang kerap menghiasi layar kaca, namun tak banyak berkutik ketika menjadi YouTuber. Sebut saja subscriber channel Deddy Corbuzier, per tanggal 16 November tercatat baru mencapai 2,3 juta.
ADVERTISEMENT
Tentu jumlah berbeda dengan channel Atta Halilintar yang memiliki subscriber sebesar 6,6 juta. Channel Deddy sudah terdaftar sejak Desember 2009, sedangkan channel Atta baru lahir pada Januari 2014.
Berikut deretan fakta tentang YouTuber di Indonesia.
1. Atta Halilintar Punya Subscribers Terbanyak
Sejak 10 November 2018, Atta Halilintar menjadi sebagai YouTuber dengan jumlah subscribers terbanyak di Indonesia. “Channel No.1 di Indonesia! Lebih cepat dari target di bulan Desember. Apa pun kata orang, konsisten is the king. Work hard, pray hard terus," tulis Atta di Instagramnya, Minggu (11/9).
Tak tanggung-tanggung, kini subscribers Atta mencapai 6,6 juta. Angka itu menggeser posisi Ria Ricis di laman Social Blade. Social Blade merupakan sebuah laman pengukur performa akun-akun media sosial.
ADVERTISEMENT
Tak hanya Ricis, subscribers Atta kini berada di atas subscribers pada selebriti yang juga menjejakkan kaki di YouTube. Fenomena itu mampu dijabarkan oleh praktisi media sosial Nukman Luthfie.
"Kalau di YouTube, harus bisa menaklukkan hati penonton. Sementara di TV, harus menaklukkan hati produser," kata Nukman ketika dihubungi kumparan, Rabu (14/11).
Menurut Social Blade, channel YouTube Atta mampu mengalahkan kepopuleran channel Syahrini. Pelantun 'Sesuatu' itu hanya memiliki 341.134 subscribers. Bahkan Atta mampu mengalahkan subscribers milik Deddy Corbuzier. Tercatat hingga 16 November 2018, Deddy baru memiliki 2,3 juta subscribers.
2. Dinasti Halilintar Lampaui Subscriber Artis Mancanegara
Kesuksesan Atta merajai YouTube Indonesia menular ke channel keluarga Halilintar. Di aplikasi berbagi video itu, ada 12 channel dengan nama belakang Halilintar.
ADVERTISEMENT
Gen Halilintar menjadi media pemersatu keluarga Halilintar dalam menelurkan sebuah konten. Dengan 345 video, channel Gen Halilintar mampu meraih 4,4 juta subscribers.
Bila dijumlah, subscribers 12 channel Halilintar mencapai angka 18 juta subscribers dengan total disaksikan (views) hingga 1,67 miliar kali. Jumlah itu mengalahkan channel YouTube milik artis mancanegara macam Beyonce, Justin Bieber, Selena Gomez, juga Ariana Grande.
3. Sabyan Gambus Memiliki Viewers Tertinggi hingga 10 November
Channel YouTube Official Sabyan Gambus baru berisi sembilan video, memang tak sebanyak dengan jajaran channel yang masuk 10 besar dengan viewers terbanyak versi Social Blade.
Namun Social Blade mengukuhkan Sabyan Gambus sebagai channel dengan viewers terbesar hingga 10 November, yakni 988 juta viewers. Dengan angka itu, diperkirakan Sabyan mampu menghasilkan Rp 259 juta hingga Rp 4,16 miliar per bulan.
ADVERTISEMENT
4. Ria Ricis Hijrah dari Instagram ke YouTube
Sebelum menapaki karier sebagai seorang YouTuber, Ria Ricis lebih dulu dikenal sebagai pembuat konten komedi di Instagram.
Kemahiran Ricis meramu konten, membuat ia dinobatkan sebagai pemenang 'Hijabers Instagram Terfavorit' oleh Social Media Awards 2016. Ricis juga pernah memboyong gelar 'Selebgram Terfavorite’ dari Nickelodeon Indonesian Kids Choice Awards 2017.
“Dulu pertama mulai dari Instagram kan, terus aku buat-buat kayak video parodi, video musik-musik, upload meme, semuanya pokoknya berawal dari Instagram. Terus habis itu telah berlanjut, masuklah ke dunia YouTube” ujar Ricis saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
Tenar di Instagram tak membuat Ricis berhenti berkarya, buktinya pada 15 Januari 2016 Ricis mulai membuka channel YouTube. Namun di YouTube, Ricis tak langsung terkenal.
"Sengaja nyemplung ke YouTube ingin mengembangkan potensi di bidang di video. Bagaimana bikin video yang bisa dilihat orang," kata Ricis.
Populer di Instagram, terkenal di YouTube. Di Instagram Ricis kini memiliki lebih dari 10 juta followers, sedangkan di YouTube ia mampu menggaet 6,6 juta subscribers.
Menurut Social Blade, dari channel YouTubenya, Ricis mampu meraup rupiah hingga Rp 259 juta hingga Rp 4,16 miliar per bulan.
5. Gaji YouTubers Melampaui Jokowi
Merujuk laman Social Blade, tercatat penghasilan seorang YouTubers ada yang bisa mencapai ratusan juta rupiah setiap bulannya, tentu nominal itu adalah estimasi jumlah subscribers dan views yang berhasil diraih seorang YouTubers.
ADVERTISEMENT
Dari channel YouTubenya, Atta Halilintar mampu mengantongi Rp 256 juta hingga Rp 4,1 miliar. “Sebenarnya kalau itu rahasia ya. Tapi, bisa jadi. Jangan anggap yang terbesar. Dia (penghasilan) lebih dekat dari yang terkecil,” kata Atta saat ditemui di rumahnya, kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Selasa (13/11).
Nominal itu jauh lebih besar ketimbang gaji Presiden Joko Widodo. Menurut hitungan UU No. 7 Tahun 1978, gaji pokok presiden adalah Rp 30.240.000. Sementara menurut Keppres No. 68 Tahun 2001, tunjangan yang diperoleh tiap bulannya adalah Rp 32.500.000. Sehingga total pendapatan yang dikantongi presiden sebesar Rp 62.496.800.
======
Selengkapnya seputar seluk beluk YouTubers Indonesia dapat disimak dalam topik Penguasa YouTube.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan