5 Jenazah Korban Bom 3 Gereja di Surabaya Diserahkan ke Keluarga

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana penyerahan jenazah korban (Foto: Ainul Qalbi/ kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana penyerahan jenazah korban (Foto: Ainul Qalbi/ kumparan)

Polda Jatim melaksanakan proses serah terima jenazah korban pengeboman di 3 gereja di RS Bhayangkara. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung mengungkapkan ada 5 jenazah yang diserahkan dari pihak kepolisian ke pihak keluarga.

Suasana haru meliputi proses serah terima jenazah. Sejumlah keluarga korban terlihat menangis saat proses serah terima jenazah dilakukan.

"Ada 5 jenazah yang sudah kita identifikasi berdasarkan data primer dan data sekunder yang dimiliki ketika meninggal dunia," kata Frans di RS Bhayangkara, Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5).

Kelima jenazah yang diserahkan kepada pihak keluarga, antara lain:

1. Singka Edi Handoko (58), korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.

2. Lim Kwak Mie (56), korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel.

3. Daniel Agung Putra Kusuma (15), korban bom bunuh diri di GPPS Arjuna.

4. Nursin, korban bom bunuh diri di GPPS Arjuna.

5. Warsiman (57), korban bom bunuh diri di GPPS Arjuna.

"Kapolri tetap berduka dan menyampaikan belasungkawa sebesar-besarnya dan kita tetap melawan terorisme," pungkas Frans.

Diketahui, bom meledak di 3 gereja, yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, dan GPPS Arjuna pada Minggu (13/5) pagi.