Airlangga Siap Jadi Cawapres Jokowi: Dibahas Koalisi Usai Pilkada

Internal Partai Golkar terus mendesak agar ketua umumnya, Airlangga Hartarto, mendeklarasikan diri sebagai cawapres untuk Joko Widodo. Namun, belum ada sikap dari Airlangga soal itu.
Menurut Airlangga, saat ini Golkar masih fokus menghadapi Pilkada Serentak 2018. Pembahasan soal cawapres yang hendak diusung partainya untuk Jokowi akan dibahas bersama anggota koalisi pemerintah lainnya setelah masa pilkada berakhir.
"Kalau berbicara mengenai cawapres itu akan dibahas pascapilkada. Pascapilkada itu kami baru bicarakan hal-hal terkait pilpres dan pileg," kata Airlangga di kediaman Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (20/5).
Meski belum mau membahas soal cawapres untuk Jokowi, Airlangga mengaku bersyukur atas adanya desakan agar dirinya mendampingi Jokowi untuk pemerintahan selanjutnya. Apalagi, desakan tersebut berasal dari orang-orang terdekatnya.
"Tentu kalau dari kader Golkar dan masukan-masukan dari masyarakat itu tentu kami berterima kasih," jelasnya.
Salah satu orang yang meminta Airlangga menyatakan kesiapannya untuk menjadi cawapres Jokowi adalah Agung Laksono. Menurut Agung yang juga ketua ormas sayap Golkar, Kosgoro 1957, deklarasi Airlangga akan menyatukan kader partai beringin tersebut.
"Jadi ini mencegah adanya perpecahan malah membuat lebih solid lagi. Tinggal kita harapkan beliau secepatnya mendeklarasikan,"kata Agung di tempat yang sama.
