Akibat Polusi Udara, Sekolah di Johor Malaysia Ditutup Sementara

Pemerintah Negara Bagian Johor di Malaysia memutuskan untuk menutup sejumlah sekolah dan pusat pendidikan di distrik Pasir Gudang. Penutupan merupakan tindak lanjut memburuknya polusi di wilayah tersebut.
Otoritas Johor menyatakan, ketentuan ini berlaku bagi setiap sekolah yang berjarak 6 kilometer dari wilayah Taman Mawar. Penutupan rencananya berlaku hingga Kamis (27/6) mendatang.
Dengan berlaku kebijakan tersebut, maka ada 16 sekolah dasar dan sekolah menengah yang ditutup sementara. Ketentuan itu berimbas pada sekira 20 ribu siswa.
Ketua Komite Kesehatan, Budaya, dan Pusaka Johor Mohd Khuzzan Abu Bakar mengatakan, kebijakan juga berlaku bagi madrasah negeri dan 69 taman kanak-kanak serta PAUD.
"Institusi pendidikan tersebut akan tutup sampai Kamis mendatang dan ini merupakan bagian pencegahan untuk menjaga keamanan publik," sebut Khuzzan seperti dikutip dari Asia One, Senin (24/6).
"Keputusan merupakan hasil rapat antara komite ilmu pengetahuan dan teknik, yang menemukan bahwa siswa di ruang kelas yang berada di lantai 3 dan 4 di sekolah beresiko terkena polusi udara," sambung dia.
Pada Kamis pekan lalu, Malaysia dikejutkan dengan laporan 15 siswa di Sekolah Agama Taman Mawar menderita kesulitan bernafas dan muntah-muntah. Diduga kuat penyebab utama dari kejadian tersebut adalah polusi udara di Johor.
