Antrean Suasana PPDB Hari Pertama di SMAN 2 Bandung

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK hari pertama di Kota Bandung dibuka hari ini, Senin (17/6).
Antrean terlihat mengular. Seperti yang terlihat di SMAN 2 Bandung yang terletak di Jalan Cihampelas.
Sejumlah orang tua murid sejak pagi hingga pukul 13.00 WIB sabar menanti demi mendaftarkan anaknya ke salah satu sekolah favorit di Kota Kembang itu.
Empat Fatonah (46), mengantri sejak pukul 07.00 WIB. Hingga pukul 13.00 WIB, data anaknya masih diproses oleh panitia PPDB.
Fatonah mendaftarkan anaknya ke SMAN 2 Bandung dengan pertimbangan jarak yang dekat dari rumah. Dia berharap anaknya itu diterima di SMAN 2 Bandung.
"Saya pilih ke SMAN 2 karena yang paling dekat. Harapannya anak saya keterima di SMAN 2," ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Panitia PPDB SMAN 2 Bandung Fredi Trisianly mengatakan pihaknya telah membuka pendaftaran sejak pukul 06.30 WIB. Bahkan, ada ada orang tua calon murid bersama anaknya yang sudah antre sejak pukul 04.00 WIB.
"Kita buka standar sesuai dengan juknisnya jam 8. Tapi karena sudah membeludak, sudah ada yang antre jam 4 maka kami terpaksa buka jam setengah 7," kata dia.
Fredi menambahkan, antrean yang membeludak disebabkan masyarakat beranggapan bila murid yang mendaftar terlebih dahulu akan diterima. Padahal, hal tersebut keliru karena kecepatan dalam mendaftar bukanlah persyaratan utama agar murid bisa diterima.
Untuk mengantisipasi terjadinya pendaftar yang membeludak, Fredi mengaku pihaknya akan mengubah format pendaftaran agar lebih tertib. Namun demikian, pengubahan tersebut akan dikomunikasikan terlebih dahulu dengan instansi terkait.
"Persepsi masyarakat di juknis online itu menyesatkan akhirnya jadi di situ dikatakan nomor urut yang duluan itu yang diterima padahal salah. Masyarakat membacanya hanya sekilas saja," ucap dia.
