Bamsoet Caketum Golkar Jika Direstui Pemuda Pancasila hingga SOKSI

Desakan mempercepat Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar muncul dari kader muda partai yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG). Desakan Munas bertujuan untuk menunjuk ketum baru yaitu Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai pengganti Airlangga Hartarto.
Merespons desakan itu, Bamsoet mengatakan dirinya tak menolak permintaan sejumlah kader Golkar itu. Namun, ia ingin terlebih dahulu memperoleh restu dari sejumlah pihak.
"Kalau nanti pada saatnya saya menyatakan maju, itu berarti saya sudah mendapatkan restu dan pandangan dari stakeholders di mana saya aktif. Dari Pemuda Pancasila, dari FKPPI, teman-teman dari Partai Golkar, SOKSI. Kan saya bagian dari pengurus harian DPP Partai Golkar," kata Bamsoet di Gedung DPR, Senayan, Selasa (18/6).
Meski begitu, Ketua DPR itu masih menanti keputusan kapan Munas Golkar akan digelar. Setelah menerima dukungan, ia mengatakan akan mengumumkan soal maju jadi calon ketum Golkar.
"Dalam hal ini kita belum memutuskan munas. Namun demikian, aspirasi yang disampaikan, baru hari ini saya menerima secara langsung. Kalau kemarin belum secara langsung, belum menerima desakan aspirasi. Hari ini saya menerima kawan-kawan untuk mencalonkan diri. Saya menghargai dan mengucapkan terima kasih, pada saatnya akan saya sampaikan keputusan," kata dia.
Bamsoet juga mengaku tak mempermasalahkan apabila terdapat faksi lain di Golkar yang justru mendukung Airlangga kembali memimpin partai berlambang pohon beringin itu.
"Semua kan punya hak mencalonkan. Menurut teman-teman yang ke saya, beberapa daerah minta bertemu dan mendeklarasikan. Tapi saya patuh pada aturan organisasi. Diumumkan jadwalnya saja belum," ucap dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan tetap menganjurkan pelaksanaan Munas dilakukan setelah keputusan sidang sengketa pilpres MK pada 28 Juni.
"Saya hanya mengimbau pada adik-adik saya supaya menjaga ketenangan karena kita fokus pada persidangan MK. Setelah tanggal 28, MK menetapkan Jokowi sebagai pemenang pilpres, barulah kita ambil start," tutupnya.
