BEM FIB UI Imbau IKM Aktif Tak Demo di DPR: Potensi Ricuh Tinggi

Sejumlah mahasiswa dikabarkan akan menggelar aksi lanjutan di depan Gedung DPR RI, Senin (30/9). Terkait hal itu, BEM Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia mengimbau kepada para mahasiswanya atau anggota Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) FIB UI yang masih aktif untuk tidak ikut turun ke jalan.
"Diimbau untuk tidak turun karena diperkirakan memiliki potensi kericuhan yang sangat tinggi," kata Bidang Relasi dan Media BEM FIB UI 2019 Erdi dalam keterangannya, Minggu (28/9).
Erdi menyebut, sejak aksi pada 24 September 2019 saja, sudah ada 3 korban jiwa yang jatuh. Sehingga, untuk menjaga keselamatan bersama, pihak BEM FIB UI mengimbau agar mahasiswanya tidak ikut berdemo di depan Gedung DPR.
"Keputusan ini dibuat pada 29 September 2019 dan sudah disetujui LFK se-FIB UI," pungkasnya.
Sedangkan Korbid Sospol BEM FIB UI Ariva Septyawati menegaskan pihaknya tidak anti dengan aksi unjuk rasa tersebut. Ia juga menyebut, pihaknya akan tetap mendukung aksi bersama dengan aliansi.
"Kami, BEM FIB UI, tidak menyatakan anti-persetujuan terhadap aksi besok, kami tetap mendukung bersama dengan Aliansi. Hanya saja kami tidak menurunkan massa IKM FIB UI secara penuh," kata Ariva.
Pihak BEM FIB tanpa mengajak IKM juga bakal ikut aksi tersebut.
Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI itu dikabarkan merupakan aksi lanjutan dari demo mahasiswa pada 24 September lalu. Saat itu, para mahasiswa berunjuk rasa menentang sejumlah RUU kontroversial yang dibahas di DPR, termasuk RUU KPK dan RKUHP.
