Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.97.0
![Suasana mahasiswa berunjuk rasa di depan gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin (23/9). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan](https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,c_fill,q_auto:best,w_640/v1569229024/nzorqnqgjl6uqnwkt2ub.jpg)
ADVERTISEMENT
BEM Seluruh Indonesia (SI) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (21/10), sehari setelah pelantikan Jokowi-Ma'ruf. Beberapa tuntutan yang mereka bawa salah satunya adalah mendesak Jokowi mengeluarkan Perppu KPK.
ADVERTISEMENT
"Betul, aksinya bareng BEM SI," kata Kepala Departemen Kajian Strategis BEM Unpad Muldan Halim melalui pesan singkat, Minggu (20/10).
Namun demikian, Muldan belum dapat memastikan jumlah peserta aksi dari BEM Unpad yang bakal bertolak ke Istana. Adapun poster berisi ajakan telah disebar melalui media sosial terutama Line.
"Untuk jumlah (massa) belum ada laporan," ujar dia.
Dari poster yang beredar, tertera kalimat Seruan Aksi Nasional dengan tajuk "Dari Padjadjaran untuk Indonesia: Menuju Istana". Dalam poster tersebut juga diberi informasi, UKM Barat di Kampus Unpad Jatinangor akan menjadi tempat titik kumpul. Massa Unpad akan menyerahkan kajian naskah akademik dalam aksi tersebut.
"Padjadjaran harus mulai menawarkan gagasan. Dalam bentuk pengawalan presiden. Senin 21 Oktober 2019 nanti Kema Unpad akan mengikuti aksi turun ke jalan di depan Istana Negara dalam rangka penyerahan kajian dan naskah akademik serta bentuk kritik kepada presiden karena masih banyak tuntutan dan harapan-harapan yang belum tercapai," bunyi keterangan penjelasan dari poster tersebut.
ADVERTISEMENT