Berguru ke JK, Ma'ruf Amin Dibekali Tas Jinjing Berisi Tugas Wapres

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi Calon Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin tas berisi paparan hak wapres hingga persoalan ekonomi RI. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi Calon Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin tas berisi paparan hak wapres hingga persoalan ekonomi RI. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

Wakil Presiden Terpilih Ma'ruf Amin dibekali sejumlah wejangan usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pertemuan tertutup selama satu jam itu, JK memberi satu tas kecil berisi paparan mengenai hak-hak wapres hingga PR pemerintah di bidang perekonomian.

"Ini bahan-bahan tentang tugas-tugas wapres. (Di dalam tas, isinya) macam-macam, banyak sekali, contohnya soal organisasi, tentang ada masalah ekonomi, tentang hak-hak wapres, supaya lebih jelas apa fasilitasnya," kata JK sambil memperlihatkan tas berwarna cokelat di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).

"Ada masalah ekonomi yang kita hadapi, kemudian ada tentang universits Islam pasti menarik untuk beliau bahas secara Islam, internasional," timpalnya.

JK mengatakan, pemerintah saat ini tengah menghadapi permasalahan yang cukup berat, salah satunya di bidang perekonomian. Ia berpesan kepada Ma'ruf agar bisa bekerja membantu presiden menyelesaikan masalah tersebut.

"Secara umum (bukan cuma) yang dihadapi presiden dan wapres, tapi dihadapi bangsa ialah masalah ekonomi dan sosial. Karena bukan hanya kita, secara regional ada masalah ekonomi tapi dampaknya juga kita yang harus menyelesaikannya secara bersama sama," kata JK.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menunjukan paparan hak wapres yang diberikan kepada Calon Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

JK mengaku tidak ada pembicaraan terkait nama-nama yang akan mengisi sejumlah posisi menteri di kabinet Jokowi periode 2019-2024. Sementara itu, Ma'ruf mengucapkan terima kasih telah diterima dengan baik di Kantor Wapres.

"Saya sudah banyak informasi dari Pak JK. Terima kasih karena ini penting sekali supaya tahu gambaran, apa yang menjadi tugas-tugas wapres, kemudian apa yang masih dihadapi oleh bangsa dan negara ini, khususnya yang dikoordinasikan oleh Pak Wapres," kata Ma'ruf.

Ma'ruf mengaku kedatangannya ini bukan kedatangan yang pertama kalinya karena sebelumnya juga pernah berkunjung. Ma'ruf lantas berkelakar, meski ia terpilih sebagai Wakil Presiden periode berikutnya, namun ia tetap menganggap JK sebagai sosok wapres.

"Kalau kantornya kan saya sering kali bertemu Pak JK di sini. Biasanya saya menghadap sebagai Ketua Majelis Ulama, sebagai Rais Aam PBNU. Nah sekarang ini saya untuk menerima informasi sebagai wapres berikutnya. Saya bilang wapresnya tetap Pak JK-lah. Saya penggantinya," pungkasnya.

kumparan post embed