Black Box Lion Air Ditemukan, Tim SAR Mulai Proses Pengangkatan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
45
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KRI Rigel dan Kapal Baruna Jaya I melakukan screening di lokasi jatuhnya Lion Air JT-610, Rabu (31/10/2018). (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
KRI Rigel dan Kapal Baruna Jaya I melakukan screening di lokasi jatuhnya Lion Air JT-610, Rabu (31/10/2018). (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polri kembali melanjutkan pencarian badan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Ujung Karawang. Tim saat ini telah menemukan posisi keberadaan black box, sehingga saat ini sedang dilakukan proses pengangkatan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi mengatakan tim dari KRI Rigel dan KM Baruna Jaya sudah menangkap sinyal dari black box Lion Air. Sinyak ditangkap menggunakan ping locater milik KNKT. Dari alat itu, terdengar suara dua sinyal yang berasal dari black box.

"Kita juga temukan pin locator (black box) yang bisa berbunyi. Kita dengarkan tit..tit..tit..," ucapnya.

Hal ini dikuatkan oleh Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. Dia mengatakan, salah satu fokus pencarian hari ini adalah untuk mengangkat black box pesawat. Hal itu dilakukan lantaran sinyal black box yang ditangkap oleh radar kian melemah.

“Ya masih proses (pengangkatan),” kata Dedi kepada kumparan, Kamis (1/11).

Dedi mengungkapkan, Polri kembali mengirimkan bantuan kapal dan peralatan SAR Polri untuk membantu evakuasi puing pesawat Lion Air. Saat ini, kata Dedi, fokus pengkatan black box sesuai arahan dari Kepala Basarnas Marsekal M Syaugi.

Kapal Basarnas di perairan Tanjung pakis Karawang saat melakukan pencarian korban pesawat Lion air JT 610, Selasa (30/10/2018). (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapal Basarnas di perairan Tanjung pakis Karawang saat melakukan pencarian korban pesawat Lion air JT 610, Selasa (30/10/2018). (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

“Info semalam dari Kepala Basarnas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan mendengar sendiri suara sinyal yang dipancarkan oleh black box saat meninjau lokasi pencarian bersama Kabasarnas. Sinyal tersebut ditangkap menggunakan alat ping locater yang ada di KRI Rigel.

"Hari ini kita menemukan suara ping dari black box, bunyi ping-nya dua. Itu direkam, saya dengar sendiri dan ini memang suara dari suara black box," kata Hadi saat konferensi pers di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (31/10).

Alat ini merupakan milik KNKT yang bisa digunakan untuk menangkap sinyal emergency locator transmitter (ELT) dari black box pesawat. Dari dua sinyal yang terdengar, tidak semuanya bersuara keras.

"Terdengar satu keras, satu kecil. Satu itu bagian black box satunya tertutup pasir, tapi suara itu ada," imbuh dia.