Pencarian populer

BNN Musnahkan Daun Katinon dan Ekstasi Asal Ethiopia dan Belgia

Barbuk katinon, ekstasi, dan sabu di BNN (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)

Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkoba berupa daun Katinon beserta sabu dan ekstasi. Ada 67,9 kilogram daun Katinon kering, 31,6 kilogram sabu serta 5.576 butir ekstasi yang dimusnahkan.

"Barang bukti yang akan kita musnahkan ini berasal dari 4 kasus yang kita ungkap dari Maret hingga April 2018," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko di kantornya, Rabu (30/5).

Heru menjelaskan, barang bukti berupa daun Katinon disita dari jaringan pengedar narkoba Ethiopia tujuan Ancol, Jakarta Utara, dan Dumai, Riau.

"Katinon ini dari Eithopia yang kita ungkap pada 23 Maret lalu," imbuhnya.

Barbuk katinon, ekstasi, dan sabu di BNN (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)

Dalam pengungkapan peredaran daun Katinon ini ada 3 tersangka yang ditangkap BNN, yaitu MAT, JA, dan PBD.

"MAT ditangkap di Kantor Pos Jakarta Utara. Dari keterangan MAT tim kemudian menangkap JA di kota Dumai dan PBD di Kantor Pos Dumai" ujar Heru.

Sementara itu, sabu dan ekstasi yang dimusnahkan BNN berasal dari tiga kasus yang berbeda. Barang bukti ekstasi tersebut diketahui ada yang berasal dari Belgia.

"Petugas menaruh kecurigaan ada paket mencurigakan dari Antwerp, Belgia yang ditujukan kepada Abu Bakar di Apartemen City Park Cengkareng, Jakarta Barat pada 16 April lalu" ujar Heru.

Barbuk katinon, ekstasi, dan sabu di BNN (Foto: Ainul Qalbi/kumparan)

Dalam kasus narkoba asal Belgia ini ada 2.968 butir ekstasi dan 202,22 gram sabu yang berhasil disita petugas. BNN menetapkan 3 tersangka dalam kasus ini, yaitu JL alias CC, AY, dan U.

Kemudian, BNN juga berhasil mengungkap jaringan narkoba jenis ekstasi di Rutan Salemba. Petugas berhasil mengamanan 2.933 paket ekstasi asal Belgia yang dikendalikan oleh napi dalam Rutan Salemba. Ekstasi ini diselundupkan oleh 4 tersangka yaitu MJP, YH, RY dan SU.

"Paket ekstasi itu dikendalikan oleh seorang napi Rutan Salemba bernama Tommy Fikmianosa. Ekstasi tersebut disembunyikan di dinding-dinding kotak tersebut," jelas Heru.

Sedangkan kasus terakhir yang berhasil diungkap BNN adalah kasus narkoba jenis sabu asal Malaysia di Aceh. Jaringan Aceh-Malaysia ini menyelundupkan 30 kilogram sabu dengan cara menyembunyikannya dalam jeriken air. Dalam kasus ini, petugas mengamankan N dan F.

"F sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan pada petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh petugas yang menyebabkan ia meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit," terang Heru.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: