BPN: Prabowo Singgung Kenaikan Gaji TNI, Polri hingga Hakim saat Debat

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pendapatnya saat mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pendapatnya saat mengikuti debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Selain mengikuti rangkaian kampanye terbuka, Capres 02 Prabowo Subianto juga tengah mempersiapkan debat capres yang akan digelar di Balai Sudirman, Minggu (30/3). Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, menjelaskan, ada sejumlah isu yang menjadi sorotan Prabowo saat debat.

"Yang pasti gini, pertama soal TNI ya, soal pertahanan. Kita akan memastikan TNI menjadi tentara yang profesional. Karena tentara itu kan tugasnya berlatih dan berperang," kata Andre dalam diskusi Kedai Kopi di Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).

"Untuk berlatih dan berperang tentu pemerintah harus mempersiapkan segala sumber daya untuk TNI," lanjutnya.

Sumber daya, kata dia, termasuk menaikkan gaji para anggota TNI. Tak hanya TNI saja, bahkan polisi, jaksa hingga hakim juga akan mendapatkan kenaikan gaji.

"Pak Prabowo kan dari awal komitmennya jelas, seperti yang disampaikan tadi. Pertama, gaji tentara harus naik. Kedua, gaji polisi harus naik, gaji PNS harus naik, gaji jaksa harus naik, gaji hakim harus naik," ujarnya.

Jubir BPN Andre Rosiade. Foto: Rafyq Alkandy/kumparan

"Jadi gaji aparatur negara itu harus naik sehingga mereka sejahtera, sehingga mereka fokus bekerja. termasuk TNI nantinya, polisi pun seperti itu," lanjutnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga akan menyinggung wacana dwifungsi TNI yang kembali diributkan di pemerintahan Jokowi. Baginya, dwifungsi TNI hanyalah sebuah kemunduran demokrasi.

"Dwifungsi itu adalah era lama, era kemunduran. Kita sangat menyayangkan jika ada keinginan pemerintah Pak Jokowi untuk mengembalikan Indonesia kepada era kegelapan masa lalu," jelasnya.

Andre mengatakan, dalam debat nanti, Prabowo tidak akan menyerang. Politikus Gerindra ini menyebut, BPN sudah memintanya untuk menyerang.

"Saya akan pastikan Prabowo tidak akan menyerang meskipun kami sudah ngompor-ngomporin supaya pak Prabowo menyerang. Tapi Pak Prabowo fokus saja untuk menyampaikan keunggulan beliau, solusi beliau," pungkasnya.

Diketahui, tema dalam debat nanti adalah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan keamanan, serta politik luar negeri.