Pencarian populer

Cerita Dukungan Harun Yahya untuk Presiden Turki Erdogan

Harun Yahya. (Foto: Instagram @semraozgiray_a9)

Penulis kenamaan Turki Adnan Oktar atau yang lebih dikenal sebagai Harun Yahya ditangkap oleh aparat keamanan Turki. Penangkapan Harun Yahya diakibatkan sejumpah masalah hukum yang menimpanya.

Persoalan tersebut termasuk dugaan pelecehan seksual anak, hubungan seksual dengan anak di bawah umur, penculikan, penggelapan pajak, dan pelanggaran undang-undang terorisme Turki.

Penahanan Yahya menimbulkan pertanyaan terkait apakah hal tersebut bermotif politik atau tidak.

Presiden Turki, Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters/Stoyan Nenov)

Bukan tanpa alasan pertanyaan itu muncul, sebab, banyak pihak menduga Yahya adalah penentang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan saat ini Erdogan pun tengah melakukan 'pembersihan' para pengikut Fethullah Gulen, tokoh agama yang dituding dalang kudeta militer 2016.

Jika anda salah satu orang berpikir seperti itu, maka pemikiran tersebut salah.

Harun Yahya sudah lama dikenal terkait dengan Erdogan. Pada 1994 Partai Kesejahteraan Islam yang merupakan cikal bakal partai penguasa Turki saat ini AKP, diduga menjalin kesepakatan dengan Harun Yahya.

Harun Yahya menyapa wanita (Foto: Instagram @adnan_oktar_)

Kesepakatan itu dijalin Yahya dengan Erdogan yang ketika itu menjabat wali kota Istanbul. Namun, dugaan yang dimunculkan oleh jurnalis ternama Turki Fatih Altayi dibantah Harun Yahya.

Puluhan tahun kemudian barulah Harun Yahya menyatakan dukungan terbuka kepada Erdogan. Pernyataan itu disampaikan yang bersangkutan jelang pemilu Presiden pada 24 Juni lalu.

"Saya mencintai Erdogan dengan hati dan jiwa saya, dia orang yang jujur, saya sampaikan dukungan penuh saya kepada beliau sejak dulu," papar Harun Yahya.

"Saya tidak akan membiarkan orang-orang menentang dia, saya akan mempertahankan dia dengan jiwa dan raga saya," sambung dia.

Harun Yahya dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Instagram @cnnturk AFP/Adem Altan)

Harun Yahya ditangkap polisi pada Rabu (11/7) atas berbagai dakwaan, di antaranya pelecehan seksual anak. Media Hurriyet melaporkan, penangkapan Harun Yahya dilakukan di rumah mewahnya di Çengelköy, sisi Asia kota Istanbul.

Diberitakan media Turki, Anadolu, Harun Yahya masuk daftar buruan Departemen Kejahatan Finansial Turki. Selain dia, sebanyak 235 pengikutnya yang disebut polisi sebagai "geng" juga ikut dicokok di lima provinsi berbeda.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: