Pencarian populer

China Berhasil Tumbuhkan Benih Kapas Pertama di Bulan

Ilustrasi permukaan Bulan. (Foto: WikiImages via PIxabay)

Pertama dalam sejarah manusia, sebuah tanaman berhasil tumbuh di Bulan. Sebuah foto yang dirilis oleh China National Space Administration menunjukan benih kapas tumbuh dengan baik bersama dengan tanaman-tanaman berkecambah lainnya.

Bulan adalah tempat yang tidak ramah untuk makhluk hidup tumbuh dan berkembang. Suhu tertinggi di sana mencapai 260 derajat Fahrenheit, dan dalam gelap suhu bisa mencapai minus 280. Tetapi sekarang, ada kehidupan yang tumbuh di tempat sejauh 240.000 mil dari bumi tersebut.

Benih kapas yang berhasil tumbuh tersebut dibawa langsung ke bulan dalam misi eksplorasi luar angkasa China, probe Chang’e-4. Benih itu mulai disirami oleh para ilmuwan ketika mendarat di sisi gelap bulan pada 3 Januari. Sebuah tabung yang berisi sinar alami dari bumi juga diarahkan kepada tumbuhan tersebut agar berkembang.

Benih kapas tersebut berhasil berkecambah dan menjadi tunas tumbuhan pertama yang tumbuh di bulan. Ini menjadi percobaan biologis pertama manusia yang berhasil di Bulan.

Permukaan sisi jauh bulan yang misterius (Foto: China National Space Administration (CNSA) )

Profesor Liu Hanlong, kepala eksperimen, mengatakan, percobaan ini dilakukan sebagai persiapan manusia untuk tinggal di luar angkasa.

“Kami telah mempertimbangkan untuk bertahan hidup di luar angkasa di masa depan. Mempelajari tentang pertubuhan tanaman di lingkungan dengan gravitasi rendah memungkinkan kami untuk meletakan dasar bagi pembentukan pangkalan luar angkasa di masa depan,” kata Liu Hanlong, ilmuwan dari percobaan ini, dikutip dari South China Morning Post, Selasa (15/1).

Benih kapas tumbuh di Bulan (Foto: Dok. Chongqing University)

Lebih lanjut, Liu mengumumkan bahwa benih kapas tersebut menjadi tumbuhan pertama yang bertunas pada Selasa. Liu mengatakan, selain kapas, biji lobak, dan kentang juga tumbuh dengan baik pada hari Sabtu.

Liu mengatakan, kentang bisa jadi sumber makanan utama bagi penjelajah luar angkasa dan kapas bisa digunakan untuk pakaian.

Selain kapas,kentang, dan lobak, para ilmuwan ini juga membawa ragi, arabidopsis (sejenis tanaman berbunga kecil), dan larva lalat buah. Keenam organisme ini diharapkan dapat membentuk dasar biosfer sederhana di Bulan.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.20