Dahnil Anzar Tak Mundur dari Ketum Pemuda Muhammadiyah

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dahnil Anzar Simanjuntak  (Foto: Helmi Afandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Dahnil Anzar Simanjuntak  (Foto: Helmi Afandi/kumparan)

Ketum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar bergabung dengan tim sukses Prabowo - Sandi. Dahnil mengambil keputusan besar karena dia mundur sebagai PNS. Dahnil sendiri mengajar di Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

Tapi, walau mundur dari PNS, Dahnil tak mundur dari posisi sebagai Ketum Pemuda Muhammadiyah.

"Saya pribadi mau dan bersedia mundur walaupun tidak ada aturan AD/ART yang melarang ketum PPPM aktif sebagai timses capres. Namun, teman-teman pemuda Muhammadiyah sudah terbiasa dengan keberagaman dan perbedaan sikap politik jadi tidak ada masalah," kata Dahnil, Kamis (20/9).

Dahnil menjelaskan alasan lainnya, dalam hitungan bulan jabatan dia akan berakhir.

"Selain itu secara teknis, Muktamar Pemuda Muhammadiyah akan digelar pada tanggal 25 sampai dengan 29 November 2018 nanti di Yogyakarta, jadi saya sebagai Ketum PP Pemuda Muhammadiyah tinggal 2 bulan lagi, dan saya tidak bersedia untuk dipilih kembali," beber dia.

Nama Dahnil diumumkan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bergabung di Timses Prabowo - Sandi. Dahnil didaulat sebagai salah satu juru bicara.