4 Orang Keroyok Pemuda Sampai Tewas di Cengkareng

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tawuran anak sekolah (Foto: Instagram/@jaguar_restadepok)
zoom-in-whitePerbesar
Tawuran anak sekolah (Foto: Instagram/@jaguar_restadepok)

Seorang pemuda bernama Abdul Mustakim (23) tewas dikeroyok 4 pemuda. Pengeroyokan ini terjadi hanya karena para pelaku tidak terima saat Abdul menegur mereka yang menggaungkan suara motor dengan keras.

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat AKBP Edy Suranta mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (15/12) dini hari di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Para pelaku melintas dengan suara motor keras. Abdul yang berada di lokasi kemudian menegur pelaku.

"Para pelaku diketahui kesal atas teguran korban. Saat itu pelaku melintas di depan tongkrongan korban dengan suara knalpot berisik," kata Edy dalam keterangannya, Jumat (15/12).

(Dalam hak jawab yang dikirimkan keluarga korban disebutkan bahwa Abdul tidak tahu menahu terkait teguran knalpot. Abdul tahu-tahu diserang para pelaku dengan senjata tajam. Para pelaku juga bukan warga Cengkareng).

Tidak terima dengan sikap itu, para pelaku mendatangi rumah Abdul di kediamannya dengan membawa sejumlah senjata tajam. Perkelahian tidak terelakan sampai akhirnya Abdul meninggal.

Tak lama setelah kejadian, polisi memburu para pelaku pengeroyokan. Diketahui, ada 4 pengeroyok Abdul pada malam itu. Mereka yakni, FO alias EG (16), DY, MA alias GG, dan AI alias JA.

"Ada empat orang pelaku, satu orang sudah kita amankan, yakni FO," tutur Edy.

Dalam pemeriksaan, para pelaku membawa senjata masing-masing saat menyerang Abdul. FO membawa kujang, RY membawa katana, DY membawa balok dan MA membawa arit.

"Korban meninggal karena terkena serangan senjata milik AI, DY dan MA," tambah Edy.

Para dijerat dengan pasal 170 KUHP. Sedangkan ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran.