kumparan
11 Mar 2019 11:42 WIB

Duka Sekjen PBB untuk WNI Korban Tragedi Ethiopian Airlines

Sejumlah mobil ambulan yang digunakan saat proses evakuasi korban kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines ET 302 di dekat kota Bishoftu, tenggara Addis Ababa, Ethiopia. Foto: REUTERS/Tiksa Negeri
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan duka atas tewasnya sejumlah anggota organisasi Program Pangan Dunia (WFP) dalam tragedi jatuhnya Ethiopian Airlines .
ADVERTISEMENT
Dari keterangan WFP yang tersebar, disebut ada tujuh anggota WFP yang berada di penerbangan Ethiopian Airlines ET302. Salah satunya dari Indonesia yang dilaporkan bernama Harina Hafitz.
"Sangat sedih mendengar berita pagi ini mengenai pesawat jatuh di Ethiopia menyebabkan seluruh penumpang tewas. Duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk staf PBB, yang tewas di insiden ini," sebut Guterres di Twitternya, Kamis (11/3).
Pada kesempatan terpisah juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengkonfirmasi bahwa WNI yang tewas bekerja di WFP di Roma. Namun, ia tak membeberkan identitas detail korban.
"Kemlu telah mendapatkan konfirmasi bahwa korban WNI adalah seorang perempuan yang tinggal di Roma Italia dan bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB," ucap Arrmanatha.
ADVERTISEMENT
"KBRI Roma akan terus berkordinasi dengan keluarga korban, KBRI Addis Ababa dan Kantor WFP Roma untuk pengurusan jenazah dan dukungan bagi keluarga," tutur dia.
Pesawat Ethiopian Airlines ET302 jatuh di Kota Bishoftu, Ethiopia, enam menit setelah lepas landas dari Bandara Bole, Addis Ababa. Pesawat Boeing jenis 737 MAX tersebut mengangkut 149 penumpang dan delapan awak kabin.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan