Fadli Zon Sindir Jokowi soal Masuknya Berton Sabu: Negara Tak Bertuan

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fadli Zon. (Foto: Ferio Pristiawan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Fadli Zon. (Foto: Ferio Pristiawan/kumparan)

Waketum Gerindra Fadli Zon dikenal sebagai pengkritik garis keras pemerintahan Jokowi. Fadli Zon menyoroti berbagai macam persoalan dalam kritiknya, tak terkecuali kasus temuan berton-ton sabu di Batam, Kepri.

Kali ini sindiran Fadli Zon dilakukan di media sosial lewat akun twitter @fadlizon. Dalam kicauannya, dia langsung memention ke akun @jokowi.

"Berton-ton narkoba masuk wilayah kita dengan leluasa, siap hancurkan generasi. Di mana penjaga negeri. Ini negara seperti tak bertuan. @jokowi," kicau Fadli seperti dikutip kumparan (kumparan.com), Sabtu (24/2).

X post embed

Wakil Ketua DPR ini lalu melanjutkan kicauannya yang mengkritisi kasus sabu dalam serial twit.

X post embed
X post embed
X post embed

Kicauan Fadli yang menyinggung Jokowi mendapat berbagai reaksi. Ada yang beranggapan justru di bawah pemerintahan Jokowi kasus ini terungkap dan dianggap sebagai prestasi. Salah satu pembelaan datang dari politikus PDIP Eva K Sundari.

X post embed

Bukan hanya Eva, netizen lainnya juga mengkritisi kicauan Fadli Zon. Namun, ada juga yang membela Fadli dengan menyebut pemerintahan melakukan pencitraan.

Komen terus mengalir ke akun Fadli Zon baik yang pro atau juga kontra.

Temuan berton-ton sabu ini sendiri terjadi di wilayah Kepulauan Riau, tim BNN, TNI, Polri, Bea Cukai, dan lainnya bekerjasama menangkap kapal pengangkut narkoba.