Golkar soal Cak Imin Ingin Jadi Cawapres: Serahkan Sama Pak Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cak Imin deklarasi Cawapres. (Foto: Indra Subagja/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Cak Imin deklarasi Cawapres. (Foto: Indra Subagja/kumparan)

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendeklarasikan diri sebagai kandidat cawapres. Cak Imin mengklaim, jika Jokowi menggaetnya sebagai cawapres, maka dapat memenangkan Pilpres 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Golkar TB Ace Hasan Syadzily mengatakan, partainya tidak pada posisi untuk merespons sikap politik partai lain terkait dinamika cawapres Jokowi. Ia menyerahkan semuanya kepada Jokowi terkait hal tersebut.

“Saya tidak mau untuk menanggapi klaim dari partai lain. Karena masing-masing partai pasti memiliki preferensinya terhadap pemerintahan ini. Tapi (soal cawapres) itu semua kita serahkan sama Pak Jokowi sendiri,” katanya saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Sabtu (17/3).

TB Ace Hasan Syadzily (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
TB Ace Hasan Syadzily (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

Kendati demikian, Ace menegaskan, Partai Golkar tidak ingin terjebak pada basis dukungan yang didasarkan pada keinginan merebut kekuasaan semata. Sehingga, Partai Golkar tidak mau bersikap dalam menyodorkan nama cawapres Jokowi.

“Bagi Partai Golkar yang juga memiliki basis masa tradisional yang sangat kuat dan historik itu, kita tidak ingin terjebak ke dalam dukungan-dukungan yang didasarkan pada transaksi-transaksi kekuasaan semata,” tutur Ace.

“Kita tidak dalam posisi yang menyodor-nyodorkan (cawapres) seperti itu. Jadi tidak bisa kalau cara partai lain mau disamakan dengan cara Partai Golkar,” imbuh Anggota Komisi II DPR itu.

Cak Imin cawapres mengepung Jakarta. (Foto: Adhim Mugni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Cak Imin cawapres mengepung Jakarta. (Foto: Adhim Mugni/kumparan)

Menurut Ace, fokus Partai Golkar saat ini adalah meningkatkan elektabililitas menjelang Pilpres 2019. Dengan begitu, Partai Golkar akan menjadi salah satu pendukung Jokowi yang dipertimbangkan dalam Pilpres 2019.

“Karena yang perlu kami tegaskan bahwa Partai Golkar umumnya itu lebih dulu fokus untuk bagaimana menaikan elektabilitas. Dengan begitu Partai Golkar akan menjadi stakeholder yang dipertimbangkan Jokowi,” pungkas Ace.