Golkar Tolak Pecat Setya Novanto sebagai Anggota DPR

Meski telah berstatus terdakwa dalam kasus korupsi e-KTP, Mantan Ketua DPR Setya Novanto rupanya masih menjabat sebagai anggota DPR. Namun demikian, tak sedikit yang mendesak agar Golkar juga memecat Novanto dari anggota dewan.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Golkar Happy Bone Zulkarnain, menyatakan keberatannya. Menurutnya, tanpa diminta, Novanto akan sadar dan dengan sendirinya akan mundur dari anggota legislatif.
"Tidak perlu sampai harus memecat. Dia kan sudah mundur dari Ketua DPR. Kedua, tanpa diminta beliau akan mundur, ada contoh Ridwan Mukti," ujar Happy Bone seusai diskusi politik SMRC, di Menteng, Jakarta, Selasa (2/1)
Menurutnya, apabila Novanto memilih tetap bertahan sebagai anggota DPR, maka implikasinya ia akan mendapatkan reaksi keras dari masyarakat yang sudah terlanjur tidak menyukainya. Maka itu, ia yakin Novanto akan bersikap rasional dengan mengundurkan diri sebagai Ketua DPR nantinya.
"Dia rasional, kalaupun dipertahankan kan membuat opini publik makin kuat menyerang dia. Dia akan berpikir ulang soal itu," tandasnya.
Happy Bone pun menjelaskan alasan mengapa Golkar tidak bisa memecat Novanto begitu saja. Sebab, terlepas apa yang telah diperbuat Novanto selama ini, Golkar tetap menghargai jerih payah dan jasa Novanto selama memimpin Golkar.
"Kalau kami pecat sepertinya kami kurang menghargai jerih payah dia (Novanto) selama ini," pungkasnya.
Perlu diketahui, Novanto menjadi terdakwa kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara senilai Rp 2,3 Triliun. Novanto diduga terlibat mengatur proyek e-KTP yang melibatkan beberapa pejabat Kementerian Dalam Negeri dan anggota DPR periode 2009-2014.
