Haris Dekati Romy Saat Seleksi Kakanwil karena Pengaruh PPP di Kemenag

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6). Foto: Iqbal FIrdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6). Foto: Iqbal FIrdaus/kumparan

Haris Hasanudin mengakui ada maksud tertentu ia mendekati Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romy, saat mengikuti seleksi jabatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur pada awal 2019.

Haris yang akhirnya berhasil meraih jabatan tersebut, meminta bantuan Romy karena pengaruh Romy sebagai Ketum PPP.

Jabatan Romy sebagai Ketum PPP, menurut Haris, bisa memengaruhi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang notabene juga kader partai berlambang Kakbah.

"Apa harapan saudara ke Romy?" tanya jaksa penuntut umum KPK kepada Haris yang menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/7).

"Saya enggak tahu persis. Artinya saya ingin nyoba-nyoba saja. Persepsi saya mungkin melalui Romy saya bisa terbantu untuk mengurai permasalahan dari rival-rival saya," jawabnya.

"Kenapa anda punya persepsi itu?" tanya jaksa lagi.

"Ya pikiran saya, karena mungkin dia seorang ketum (PPP). Mungkin ada kaitannya antara ketum dengan kementerian yang pejabat tertingginya (menteri) adalah berasal dari PPP," ucap Haris.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (29/5). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Haris menyatakan dalam seleksi jabatan itu dirinya sempat berkomunikasi dengan Ketua DPW PPP Jawa Timur, Musyaffa Noer. Menurut Haris, Musyaffa juga menyarankan agar dirinya menemui Romy.

"Jadi setelah saya curhat terkait persoalan saya, maka Musyaffa menyarakan saya, 'coba ajalah barangkali ke ketum bisa memfasilitasi terkait dengan permasalahan ini'," kata Haris, sembari menirukan ucapan Musyaffa.

Haris kemudian menemui Romy di rumahnya, Jakarta Timur. Namun, ia mengaku tidak ingat waktu pertemuan tersebut.

"Terus keinginan saudara apa ke rumah Romy? agar saudara lolos jadi kakanwil?" tanya jaksa.

"Ya harapannya begitu," jawab Haris.

Selain itu, Haris juga mengungkapkan Romy telah merekomendasikan Muafaq Wirahadi sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Hal itu disampaikan Haris saat dikonfirmasi penuntut umum KPK terkait rekomendasi Romy agar Haris menjadi Kakanwil Kemenag Gresik.

"Iya betul," kata Haris.

Ia menyebutkan Romy sempat menghubunginya terkait penempatan Muafaq. Haris menyatakan Muafaq telah masuk dalam nama yang dicantumkan tim panitia seleksi sesuai usulan Romy.

"Setahu saya ketum nanya saya WhatsApp (WA) atau hubungi saya 'Apa Muafaq di Gresik?' Usulan kami seperti itu Pak Ketum, sesuai pansel," kata Haris seraya menirukan ucapannya kepada Romy.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tiba di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (26/6). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menurut Haris, Romy kadang kala menanyakan jabatan kosong di Kemenag Jatim untuk eselon 3. Menurutnya, saat itu jabatan kosong ada di Ponorogo dan Sumenep.

Jaksa kemudian menegaskan kesaksian Haris dengan mendengarkan percakapannya antara Romy dan Haris. Dalam rekaman itu, Romy dan Haris berbicara mengenai penempatan Muafaq sebagai Kepala Kantor Kemenag Gresik.

Romy: Yang Gresik kan saya minta sopo (siapa -red), Pak sopo itu Pak? Sing arek-arek njaluk (yang anak-anak minta -red).

Haris: Muafaq, muafaq, muafaq

Romy: Ah Pak Muafaq

Haris: Nggih

Romy: Akhirnya kan Pak Sekjen bilang waktu itu 'Yo wes tum, lek ngono berarti yang kasih itu biar geser ke mana, geser ae. (Yasudah tum, kalau begitu berarti yang kasih itu biar geser -red).

Haris: Bidang

Romy: Apa namanya...he'eh bidang

Dalam kasus ini, Haris didakwa menyuap anggota Romy dan Lukman sebesar Rp 325 juta. Romy disebut menerima uang Rp 255 juta sedangkan Lukman Rp 70 juta.

Suap diduga diberikan agar Romy dan Lukman dapat meloloskannya dalam seleksi jabatan sebagai Kakanwil Kemenag Jatim.

Sementara Muafaq didakwa memberikan suap Romy sebesar Rp 91,4 juta. Suap juga diduga diberikan agar Romy membantu Muafaq dalam proses pengangkatan menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.