kumparan
11 Jun 2018 12:13 WIB

Hemat Waktu dengan Kereta Bandara Soetta dan SkyTrain

Penumpang di dalam kereta Bandara (Foto: Helmi Afandi/kumparan)
Dengan adanya kereta bandara, kini tidak perlu repot dan ber-macet-ria lagi untuk menuju ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Cukup dengan membeli tiket seharga Rp 70 ribu, kamu sudah bisa menikmati fasilitas ala kelas eksekutif dari Stasiun BNI City, Sudirman, menuju ke Bandara Soetta.
ADVERTISEMENT
Jadwal keberangkatannya pun beragam, kereta bandara ini akan diberangkatkan setiap 30 menit sekali mulai dari pukul 04.21 WIB hingga 21.51 WIB. Hanya dengan sekitar 57 menit saja, kamu sudah bisa tiba di Bandara Soetta. Jadi tidak perlu takut lagi tertinggal pesawat karena terjebak macet.
Untuk pembelian tiket, bisa dilakukan melalui vending machine di stasiun --baik Stasiun BNI City maupun Stasiun Bandara Soetta--, atau melalui reservasi online melalui aplikasi Railink yang bisa diunduh di AppStore atau PlayStore. Selain itu, tiket juga bisa dibeli melalui website https://reservation.railink.co.id/.
Namun, perlu dicatat, tiket hanya bisa dibeli paling lambat 20 menit sebelum keberangkatan.
Stasiun Bandara Soetta. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
Di Stasiun BNI City, mesin tiket ini berada di lantai dua, sedangkan di Stasiun Bandara Soetta mesin ini ada di lantai dasar. Mesin ini menggunakan layar touchscreen untuk memudahkan calon penumpang membeli tiketnya.
ADVERTISEMENT
Namun, yang perlu diingat adalah, pembayaran kereta bandara hanya bisa melalui metode nontunai. Baik menggunakan kartu debit, kartu kredit, maupun uang elektronik (e-Money) dan T-Cash.
Untuk membeli tiket melalui mesin ini, kita tinggal menekan menu Buy Ticket di layar, lalu pilih Regular Ticket dan masukkan tujuan. Setelah itu, pilih jadwal keberangkatan dan jumlah tiket yang akan dibeli.
Klik menu Booking, dan masukkan identitas diri seperti nama, nomor handphone, dan alamat email. Setelah itu, kita bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit melalui mesin EDC yang ada di samping layar. Maukkan pin, lalu tekan OK di mesin EDC. Setelah itu, tiket aka keluar secara otomatis dari mesin.
ADVERTISEMENT
Jika bingung, tidak perlu khawatir. Sebab, petugas stasiun selalu siap siaga di sekitar loket penjualan untuk membantu calon penumpang yang kebingungan.
Penumpang menunjukan tiket Kereta Bandara (Foto: Helmi Afandi/kumparan)
Usai membeli tiket, penumpang dipersilakan untuk menunggu di ruang yang sudah disiapkan di lantai dua. Waktu check-in sendiri baru dibuka sekitar 15 menit sebelum kereta berangkat. Setelah itu, kita tinggal menempelkan kode barcode yang ada di tiket ke sensor pintu masuk.
Meski harga tiketnya cukup terjangkau, namun fasilitas di dalam kereta bandara ini sudah setara dengan kelas eksekutif. Dengan seat 2-2 yang nyaman, setiap kursi juga dilengkapi dengan port USB yang bisa digunakan untuk mengisi daya handphone selama di perjalanan.
Selain itu, kereta ini juga dilengkapi dengan tempat tas serta toilet. Toiletnya juga terbilang sangat bersih, dengan dominasi warna putih.
ADVERTISEMENT
Begitu tiba di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, tidak perlu bingung untuk menuju ke Terminal 1, Terminal 2, atau Terminal 3. Sebab, dari stasiun tersebut, kita bisa langsung menggunakan SkyTrain yang ada di lantai dua.
Kereta Bandara Soekarno Hatta (Foto: Dok. Angkasa Pura 2)
Fasilitas ini tidak dipungut biaya sama sekali. SkyTrain ini tersedia dalam dua jalur, yaitu Jalur A dan Jalur B yang sebenarnya memiliki rute yang sama.
SkyTrain ini biasanya akan tersedia setiap 5-10 menit sekali. Saat unit SkyTrain tiba, kita tidak bisa langsung naik, lho. Sebab, sebelum naik kita harus menunggu seluruh penumpang yang ingin turun selesai terlebih dahulu.
Setiap satu unit SkyTrain terdiri dari 2 gerbong. Di ujung masing-masing gerbong terdapat area untuk masinis yang bisa dilihat oleh penumpang. Sebab, berbeda dengan kereta lain, area masinis dan area penumpang di SkyTrain hanya dibatasi dengan pita pembatas saja.
SkyTrain di Stasiun Bandara Soetta. (Foto: Amanaturrosyidah/kumparan)
Tentu, ini menjadi sebuah pengalaman unik tersendiri, melihat masinis mengoperasikan SkyTrain.
ADVERTISEMENT
Interior SkyTrain sebenarnya tidak berbeda jauh dari interior di dalam commuterline. Dengan bangku panjang di sisi kiri dan kanannya, SkyTrain akan lebih banyak memuat penumpang yang berdiri.
Perjalanan dari satu terminal ke terminal lain ditempuh dalam waktu yang cukup singkat, sekitar 5 menit saja. Tentu, dengan adanya kereta bandara dan SkyTrain, kini calon penumpang bisa lebih efektif memanfaatkan waktu yang ada tanpa takut tertinggal pesawat.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Disponsori oleh