India-Pakistan Memanas, WNI di Pakistan Diminta Waspada

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja membangun bungker beton di daerah perumahan dekat perbatasan Pakistan di sektor Samba, Jammu. Foto: REUTERS/Mukesh Gupta
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja membangun bungker beton di daerah perumahan dekat perbatasan Pakistan di sektor Samba, Jammu. Foto: REUTERS/Mukesh Gupta

KBRI Islambad meminta WNI di Pakistan untuk meningkatkan kewaspadaan. Permintaan itu disampaikan menyusul konflik bersenjata antara India dan Pakistan.

Selain waspada, dalam surat edaran yang dikeluarkan KBRI Islamabad, mereka meminta seluruh WNI mengikuti informasi perkembangan situasi keamanan dan selalu membawa tanda pengenal.

"(Meminta WNI) memastikan dan membawa kelengkapan identitas diri, dan menghindari kerumunan masyarakat dan tempat-tempat yang dianggap tidak aman," sebut keterangan KBRI Islamabad, Kamis (28/2).

Surat edaran dari Kedutaan Besar Republik Indonesia terkait perkembangan hubungan India-Pakistan. Foto: Dok. KBRI Islamabad

Ketegangan India-Pakistan bermula dari serangan teroris di Kashmir yang menewaskan lebih dari 40 anggota paramiliter India. India lalu menuduh Pakistan mendukung kelompok teroris di Kashmir. Komentar India memicu kemarahan PM Pakistan Imran Khan.

Dalam beberapa hari terakhir, kedua negara saling baku tembak, menewaskan militer dan warga sipil di perbatasan. India dan Pakistan saling klaim telah menembak jatuh jet tempur lawan.

Menurut Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri ada ribuan WNI yang menetap.

embed from external kumparan

"Di wilayah kerja KBRI Islamabad 763 orang di wilayah kerja KJRI Karachi 321 orang. Total 1084 orang," ucap Iwan kepada kumparan.

KBRI juga meminta agar masyarakat Indonesia memingkatkan komunikasi. Bila terdapat kesulitan KBRI Islamabad meminta WNI menghubungi mereka lewat beberapa cara seperti:

Hotline +92 345 1989

Telepon +92512832017-20

Faks: +9251 8358010

Facebook: @indoembassyislamabad

Instagram: KBRI Islamabad

Twitter: @KBRI_Islamabad