kumparan
5 Sep 2019 2:04 WIB

Jemaah Haji Indonesia Mulai Nikmati Fasilitas Eyab di Bandara Madinah

Jemaah haji menikmati fasilitas Eyab di Terminal Bandara Madinah, Arab Saudi. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
Jemaah haji Indonesia mulai bisa menikmati fasilitas Eyab di Bandara Madinah sesaat sebelum kepulangan ke tanah air. Di tempat ini, mereka dimanjakan dengan berbagai fasilitas dan penganan khas Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
Fasilitas ini mulai dinikmati oleh sekitar 400 jemaah dari kloter Jakarta (JKS) 61 di Terminal 5 Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz pada Rabu (4/9). Para jemaah yang kebanyakan berasal dari Ciamis, Jawa Barat, ini disambut hangat oleh para petugas bandara yang memberikan bunga mawar.
Jemaah haji menikmati fasilitas Eyab di Terminal Bandara Madinah, Arab Saudi. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
Pantauan kumparan di lokasi, para jemaah bisa menikmati berbagai penganan, mulai dari kurma muda, kurma sukhari dengan cocolan saus kacang, biskuit, serta teh atau kopi khas Arab. Di tempat ini, mereka juga bisa bersantai di dipan atau sofa empuk di ruangan berpendingin udara.
"Sebuah kehormatan yang luar biasa yang tidak terduga, kami menyambutnya dengan gembira. Ini adalah sambutan yang terhormat dari pemerintah Arab Saudi dan Indonesia," kata Yaya, jemaah usia 58 tahun dari Ciamis kepada kumparan.
Jemaah haji menikmati fasilitas Eyab di Terminal Bandara Madinah, Arab Saudi. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
"Alhamdulillah, pelayanan yang diberikan luar biasa," kata Maman Rahman, 59, jemaah Ciamis lainnya.
ADVERTISEMENT
Eyab, yang berarti "pulang" dalam bahasa Arab, adalah sistem serupa fast track yang diterapkan pada kedatangan jemaah haji. Selain fasilitas mewah, jemaah juga akan mendapatkan percepatan proses imigrasi. Sebelumnya, sistem ini diterapkan untuk beberapa jemaah Indonesia di bandara kepulangan Jeddah.
Jemaah haji menikmati fasilitas Eyab di Terminal Bandara Madinah, Arab Saudi. Foto: Denny Armandhanu/kumparan
Di Madinah, ada 28 kloter asal Indonesia yang mendapatkan fasilitas Eyab dari Saudi. Ada 4 kloter jemaah haji Malaysia yang juga mendapatkan Eyab. Selain kloter JKS 61, kloter SUB 55, dan SUB 57 juga mendapatkan fasilitas Eyab mulai 4 September hingga 11 September 2019.
Ini adalah kali pertama Saudi menerapkan Eyab di bandara. Rencananya, jika berhasil, sistem ini akan diberlakukan juga tahun depan dengan menambah jumlah kloter.
ADVERTISEMENT
"Kita patut bersyukur Indonesia adalah yang pertama merasakannya," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nizar Ali saat ditemui di terminal Eyab.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan