Kakorlantas Minta Kejahatan di Jalur Mudik Lampung Dibersihkan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kakorlantas Polri Irjen Refdi. Foto:  Aprilandika Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kakorlantas Polri Irjen Refdi. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri melanjutkan peninjauan persiapan arus mudik Lebaran 2019 dengan menyeberang dari Banten ke Lampung. Salah satu agendanya memeriksa kesiapan tol Trans Sumatera.

Refdi mengaku sering mendengar isu kejahatan dari masyarakat saat mudik ke Lampung. Untuk itu, ia meminta jajarannya memastikan jalur pemudik steril dari semua tindak kejahatan.

“Pada saat melintas dari tol dan non-tol, selama ada pergerakan orang dan barang, selama operasi dan sebelum operasi yakni harus ada jaminan keamanan,” ujar Refdi di Bekauheni, Lampung Selatan, Jumat (10/5).

Sejumlah kendaraan melaju saat hari pertama pengoperasian Tol Bakauheni-Terbanggibesar di Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (22/12/2018). Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah

Refdi mengungkapkan, dari hasil pengamatan dan laporan yang diterima sepanjang 141 km jalan tol telah dapat digunakan. Meski masih kurang dalam hal penerangan dan rambu lalu lintas.

“Penerangan masih terbatas, rambu masih terbatas, tapi semua butuh tahapan,” ujarnya.

Selain itu, Refdi menyebut, sebanyak 182.000 petugas gabungan akan mengamankan arus mudik dan balik selama Lebaran 2019. Untuk bagian Sumatera sendiri, sebanyak 30 persen personel gabungan ditugaskan.

“60 persen itu ada di Jawa, 20 persen lagi di Indonesia tengah, dan 30 persen lainnya di Sumatera,” ujarnya.