Kanada Bakal Larang Penangkapan dan Pembiakan Paus dan Lumba-Lumba

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paus Orca muncul ke permukaan Foto: Reuters/Andrew Innerarity
zoom-in-whitePerbesar
Paus Orca muncul ke permukaan Foto: Reuters/Andrew Innerarity

Parlemen Kanada pada Senin (10/6) menyetujui rancangan undang-undang (RUU) larangan penangkapan dan pengembangbiakan paus dan lumba-lumba. Langkah itu dipuji oleh akitivis hak hewan dunia.

RUU itu pertama kali diusulkan pada 2015. Saat ini, RUU tersebut tinggal menunggu persetujuan pemerintah secara simbolis untuk nantinya resmi menjadi UU.

Dalam UU itu, pembiakan atau penangkapan mamalia laut itu hanya diperbolehkan bila hewan tersebut luka-luka atau telah mendapat izin dari otoritas berwenang.

Ilustrasi Lumba-lumba Foto: NOAA NMFS/ Wikimedia Commons

Menurut Direktur Kampanye Lembaga Proteksi Hewan Dunia, Mellissa Matlow, langkah Kanada patut mendapat apresiasi dan diikuti oleh negara-negara lain.

"UU melarang pembiakan sangat penting demi memastikan lumba-lumba dan paus yang saat ini masih berada di tangki kecil adalah generasi terakhir yang menderita," sebut Matlow seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/6).

"Kami harap negara lain bisa mengikuti Kanada dan perusahaan-perusahaan perjalanan untuk menolak hewan pembiakan," sambung dia.

Beberapa tahun terakhir pembiakan paus dan lumba-lumba menjadi sorotan. Diduga mamalia laut itu digunakan sebagai hewan penghibur di taman-taman hiburan. Penggunaan hewan sebagai hiburan dituding melanggar hak binatang.

Pada 2018 lalu, operator wisata Inggris Thomas Cook mengumumkan berhenti menjual tiket perjalanan ke kebun binatang yang memelihara paus pembunuh.