kumparan
25 Des 2018 15:30 WIB

Kapitra Bantah Ancam Bunuh Eggi Sudjana: Dia Cari Sensasi Murahan

Politikus PAN Eggi Sudjana laporkan Politikus PDIP Kapitra Ampera soal ancaman pembunuhan ke Bareskrim Polri. (Foto: Lutfan Darmawan/kumparan)
Politikus PAN Eggi Sudjana mengaku mendapatkan ancaman pembunuhan dari politikus PDIP Kapitra Ampera yang disampaikan melalui politikus PDIP lain yang tak disebutkan identitasnya. Namun Kapitra membantah hal tersebut.
ADVERTISEMENT
Ancaman pembunuhan tersebut menurut Eggi disampaikan dengan cara ajakan bertarung, dalam ancaman tersebut Kapitra mengatakan akan memecahkan kepala Eggi.
"Loh itu ngarang dong berarti dia cari sensasi murahan dong. Jelas-jelas dong kalau dia diancam pembunuhan percobaan pembunuhan kapan terjadi, kenapa perbuatan itu, yang namanya percobaan itu perbuatan pendahuluan sudah dilakukan lalu dia terhenti karena ada kekuasaan di luar dirinya. Atau dia gagal ditangkap polisi atau apa. Itu percobaan pembunuhan," kata Kapitra saat dihubungi kumparan, Selasa (25/12).
"Nah, sekarang kapan saya ketemu dia (Eggi), kapan saya ngancem dia? Kapan saya ngomong itu ke dia? Ini fitnah keji ini yang sudah berkali-kali Eggi sampaikan," tambahnya.
Kepada kumparan, Kapitra membeberkan bukti chat melalui pesan singkat dari politikus PDIP itu kepada Eggi.
Chat politikus PDIP yang bilang ke Eggi, Kapitra mau bunuh Eggi. (Foto: Dok. Kapitra Ampera)
Chat politikus PDIP yang bilang ke Eggi, Kapitra mau bunuh Eggi. (Foto: Dok. Kapitra Ampera)
Atas adanya tuduhan yang menurut Kapitra merupakan fitnah semata, Ia akan balik melaporkan Eggi atas sejumlah tuduhan. Laporan tersebut akan dibuat di kepada Polda Metro Jaya, Kamis (27/12) mendatang.
ADVERTISEMENT
"Saya kirim WA orang itu. Eggi itu cari sensasi murahan karena sudah mati pajak kemarin diusir oleh wartawan. Mau cari lagi. Tenang aja Insyaallah hari Kamis saya laporkan Eggi ke polda metro," imbuhnya.
"Dan banyak fitnah dia ke saya, dia bilang saya murtad kafir, darah saya halal, saya dilaknat oleh Allah. Dia bilang saya sesat. Ada buktinya saya pindahkan ke flashdisk," pungkasnya.
Kapitra Ampera di Posko Cemara. (Foto: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan