Pencarian populer

Karolin Margret, Skandal Video Porno, Anggota DPR hingga Cagub Kalbar

Calon tunggal Bupati Landak, Karolin Natasa (Foto: Facebook: Karolin Margret Natasa)

PDIP resmi mengusung kadernya sendiri Karolin Margret Natasa sebagai cagub Kalimantan Barat. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan sendiri nama Karolin sebagai cagub Kalbar dalam deklarasi hari ini yang digelar di markas partai, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Namun, keputusan PDIP ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Sebelumnya, ayah Karolin yang merupakan Gubernur Kalbar saat ini, Cornelis, sudah pernah menyebut bahwa anaknya akan menjadi calon yang diusung PDIP. Beberapa kali, Karolin juga sudah menyatakan kesiapannya menjadi cagub Kalbar.

Lalu, siapa sebenarnya Karolin? kumparan (kumparan.com) merangkum karier politik wanita berusia 36 tahun ini.

Karolin yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Atma Jaya ini mulai masuk ke dalam dunia politik pada 2008, yakni ketika menjadi juru kampanye ayahnya di Pilgub Kalbar. Setelah ayahnya terpilih menjadi Gubernur Kalimantan Barat untuk periode 2008-2013, baru kemudian pada 2009 Karolin ikut bertarung dalam pemilihan anggota DPR RI.

Kala itu, dia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dari Fraksi PDIP. Kemudian, dia kembali terpilih menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari PDIP dengan dapil yang sama yaitu Kalimantan Barat. Namun pada 2016 lalu, Karolin menyatakan mundur lantaran memutuskan maju di pilkada Landak.

Saat ini, Karolin menjabat sebagai Bupati Kabupaten Landak, dia terpilih menjadi bupati perempuan pertama untuk Kabupaten Landak. Saat menang pilkada Landak, ia berpasangan dengan Herculanus Heriadi dan merupakan calon tunggal. Yang menarik adalah jabatan Bupati Kabupaten Landak juga pernah ditempati oleh ayah Karolin, Cornelis pada 2001-2008.

Selain itu, wanita kelahiran 12 Maret 1982 ini pernah mendadak tenar pada 2012 lalu, ketika masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. Namun, bukan prestasi yang membuat Karolin terkenal. Ia saat itu menjadi sorotan publik karena terseret kasus video porno. Dalam sebuah video porno yang beredar di dunia maya, Karolin disebut sebagai salah satu pemeran.

Namun, ia membantah keras tudingan ini. Ia menyebut skandal itu muncul karena ayahnya hendak maju di Pilgub Kalbar di tahun 2013.

Atas kasus tersebut, Karolin berurusan dengan Badan Kehormatan (BK) DPR. Meski kasusnya sempat menghilang, namun pada 2013 kasus tersebut kembali muncul setelah BK membentuk tim untuk memastikan kebenaran video tersebut.

Tindakan BK mendapat reaksi dari Tjahjo Kumolo yang saat itu masih menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PDIP. Menurut Tjahjo, kasus video porno itu sebenarnya sudah diajukan ke Bareskrim Polri, tetapi Bareskrim tidak bisa menyimpulkan identitas para pelaku di video itu. Kasus ini kemudian menghilang begitu saja.

Baik Polri maupun BK DPR hingga saat ini tidak memiliki kesimpulan apapun terkait kasus tersebut. Toh, setelah kasus itu, Karolin tetap memenangi pilkada dan menjadi Bupati Landak.

Fakta terakhir, majunya Karolin di Pilgub Kalbar kembali menarik perhatian, lantaran yang menjabat Gubernur Kalimantan Barat saat ini adalah Corneliis, ayah Karolin sendiri.

Setelah berhasil menggantikan posisi ayahnya menjadi Bupati Landak pada 2016 lalu, akankah Karolin kembali berhasil menggantikan ayahnya sebagai Gubernur Kalbar, Cornelis?

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.63