Pencarian populer

Kartel Meksiko El Chapo Mulai Diadili, Jadi Pengadilan Termahal di AS

Bos Kartel Narkotika Meksiko El Chapo (Foto: REUTERS/Henry Romero)

Pengadilan kartel narkotika Meksiko Joaquin “El Chapo” Guzman dimulai di New york, Amerika Serikat, pada Senin (4/10). Dengan ancaman penjara seumur hidup, pengadilan El Chapo disebut sebagai yang termahal dalam sejarah Amerika Serikat.

Dikutip dari AFP, El Chapo akan diadili di pengadilan Brooklyn dan diperkirakan berlangsung selama empat bulan. Pengadilan ini akan menjadi puncak dari penyelidikan selama bertahun-tahun terhadap El Chapo yang disebut telah mengirim 150 ton kokain ke AS.

Pengadilan El Chapo akan dilakukan dengan pengamanan ketat. Sebanyak 12 juri dalam pengadilan ini dirahasiakan namanya demi menjaga keamanan mereka. Pengadilan juga akan dilangsungkan secara tertutup dengan Hakim Distrik AS Brian Cogan.

Para juri ini yang akan menentukan apakah El Chapo atau "si pendek" bersalah atau tidak atas 11 dakwaan penyelundupan narkoba, senjata api, dan pencucian uang.

Rob Heroy, pengacara asal North Carolina, mengatakan pengadilan El Chapo akan menjadi yang termahal sepanjang sejarah AS, "lebih dari USD 50 juta (Rp 754 miliar)". Ongkos yang mahal ini keluar karena pengadilan harus membayar biaya perlindungan para saksi dan pembisik.

Bos Kartel Narkotika Meksiko El Chapo (Foto: Wikipedia)

Pria 61 tahun itu disebut sebagai penyelundup narkotika terbesar setelah Pablo Escobar asal Colombia yang tewas ditembak polisi pada 1993.

El Chapo diekstradisi ke AS pada 2017 lalu. Dia pertama kali ditangkap di Guatemala pada 1993, menghabiskan tujuh tahun di penjara Meksiko sebelum kabur pada 2001. Pada 2014 dia ditangkap, namun kabur lagi dari penjara 14 bulan kemudian.

El Chapo membentuk Sinaloa pada 1989, organisasi kriminal terbesar dan terganas di Meksiko. Sinaloa dan kartel narkotika lainnya telah menyebabkan 29 ribu pembunuhan di negara itu.

Penyelidikan menunjukkan Sinaloa yang beranggotakan ribuan orang di seluruh dunia telah menyelundupkan kokain, ganja, heroin, dan sabu sebesar 154.626 kg dengan nilai USD 14 miliar ke AS antara 1989-2014.

Hal ini disebut memicu epidemi kecanduan narkoba di AS. Pada 2016, rata-rata 174 orang di AS meninggal dunia setiap hari akibat overdosis narkotika.

El Chapo mengaku tidak bersalah. Namun pemerintah AS memiliki segunung barang bukti, berupa pengakuan setebal 300 ribu halaman dan setidaknya 117 ribu rekaman audio.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.55