KawalPemilu Temukan C1 Situng di Jaktim dan Aceh Berubah, Rugikan 02

23 April 2019 23:05 WIB
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Kotak suara yang masih terkunci pada simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 yang digelar KPU di halaman Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/3). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kotak suara yang masih terkunci pada simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 yang digelar KPU di halaman Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/3). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
ADVERTISEMENT
Proses input C1 yang dilakukan oleh KawalPemilu --inisiatif urun daya netizen pro data Indonesia--, menemukan adanya masalah dalam C1 yang diupload dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU.
ADVERTISEMENT
Temuannya bukan salah input angka C1 yang discan ke dalam Situng, namun kesalahan terjadi pada tahap sebelumnya yaitu perubahan angka di lembar C1 yang akan discan, berbeda dari C1 Plano atau hasil penghitungan yang disepakati di TPS.
Setelah sebelumnya temuan didapati di Bengkulu Tengah, kali ini ada di Sampang, Jakarta Timur dan Aceh. “Yang kami temukan adalah angka di C1 plano dan C1 scan berbeda. Dari tiga contoh yang diberikan ada di Aceh, Sampang, dan DKI, ketiganya menguntungkan kandidat 01," ucap salah satu penggagas KawalPemilu, Ainun Najib, Selasa (23/4).
Temuan di Sampang sudah ditulis dalam stori berbeda berikut ini:
Temuan di Jakarta Timur
Di Jakarta Timur, temuan data C1 yang discan untuk Situng KPU berbeda dengan C1 Plano di TPS ada di TPS 15, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam data C1 di Situng KPU Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat 227 suara, Prabowo-Sandi 11 suara.
Temuan di TPS 15 Kramat Jati, Jakarta Timur. Warna kuning adalah flag yang dikeluarkan oleh KawalPemilu bila terjadi perbedaan. Foto: Dok. KawalPemilu
Padahal, dalam data C1 Plano suara Jokowi-Ma'ruf 127 suara dan Prabowo-Sandi 111. Artinya ada penambahan 100 suara untuk pasangan calon 01, dan 02 dikurangi 100 suara. Dalam arti lain suara 02 dipindah 100 ke 01.
ADVERTISEMENT
Menindaklanjuti temuan ini, tim KawalPemilu.org dengan bantuan Netgrit --lembaga yang bekerja sama dengan KawalPemilu-- mengonfirmasi kepada KPU setempat dan ternyata mereka mengakui memang ada perbedaan C1 di Situng KPU dengan C1 Plano.
Konfirmasi KPU atas perbedaan suara C1 Situng dengan C1 Plano di Jakarta Timur. Foto: Dok. KawalPemilu
Temuan itu akan diselesaikan dalam rekapitulasi tingkat kecamatan yang saat ini masih berlangsung.
Masalah ini ramai juga dibincangkan di Facebook setelah ada seseorang yang mengaku sebagai istri dari anggota KPPS tempat ditemukannya beda suara C1. Wanita bernama Mayta Hanifah itu menyebut C1 yang di Situng KPU palsu karena angkanya berubah dan tanda tangan KPPS-nya dipalsukan.
Temuan di Aceh
Perbedaan data C1 di Situng dengan C1 Plano terjadi juga di TPS 3 Desa Blang Pauh Dua, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Masalah yang didapati suara Prabowo-Sandi hilang 114 suara alias menjadi kalah.
ADVERTISEMENT
Detailnya, dalam data C1 Situng KPU, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 16 suara, Prabowo-Sandi 14 suara. Padahal, jika dilihat pada C1 Plano yang didapati KawalPemilu, pemenang sesungguhnya pasangan calon 02 dengan perolehan 141 suara, paslon 01 hanya 16 suara.
Temuan di TPS 15 Kramat Jati, Jakarta Timur. Foto: Dok. KawalPemilu
Baik temuan di Jakarta Timur maupun Aceh, sedang tidak bisa lagi dilihat di Situng KPU karena dalam koreksi. Sementara, KawalPemilu tetap mempublikasikan data yang benar yaitu pada C1 Plano bukan C1 dalam Situng KPU.