KPK Sita Rp 300 Juta dari OTT Ketum PPP Romahurmuziy

16 Maret 2019 0:44 WIB
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3). Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (mengenakan masker dan bertopi), digiring petugas saat tiba di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (15/3). Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir
ADVERTISEMENT
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. KPK menduga Romy dan kelima orang lainnya yang terjaring OTT terlibat dalam suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.
ADVERTISEMENT
"Untuk uang yang diamankan sekitar ratusan juta rupiah. Ini di luar dugaan penerimaan sebelumnya," ujar juru bicara KPK Febri Dianyah di Gedung KPK, Jumat (16/3).
Informasi yang dihimpun kumparan, uang yang disita dalam OTT tersebut mencapai Rp 300 juta. Romy dan kelima orang lainnya kini sudah tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. Status mereka masih terperiksa, dan akan ditentukan dalam kurun 1x24 jam.
"Lima orang tersebut ada dari unsur penyelenggara negara dari DPR RI, anggota DPR RI, kemudian ada unsur swasta, dan dari unsur pejabat di Kementerian Agama, pejabat di daerah, ya, di Kementerian Agama," tutur Febri.
Ketum PPP Romahurmuziy dalam acara Harlah ke-46 PPP di Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28/2). Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan
OTT berlangsung di Jawa Timur pada Jumat sekitar pukul 09.00 WIB. Selain Romy, identitas pihak yang sejauh ini baru diketahui adalah Sekjen Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin.
ADVERTISEMENT
Penyidik melanjutkan rangkaian tangkap tangan dengan menggeledah sejumlah tempat di Jakarta. Di kantor Kemenag, ada dua ruangan yang disegel, yakni ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin serta ruang kerja Nur Kholis.
Rumah Romy di Batu Ampar III, Kramat Jati, Jakarta Timur, juga turut disambangi KPK sekitar pukul 19.00 WIB. Kamar tidur dan ruang kerja anggota DPR RI periode 2014-2019 dapil Jawa Tengah VII itu kini telah disegel.