Kronologi Robohnya Balkon Lantai 1 di Gedung BEI

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana evakuasi korban lantai BEI rubuh (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana evakuasi korban lantai BEI rubuh (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Balkon atau selasar di lantai 1 tower 2 Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) tiba-tiba roboh ke lantai dasar, menyebabkan puluhan orang terluka. Korban ada yang jatuh ke bawah saat lantai roboh, maupun tertimpa reruntuhan.

Berikut kronologi robohnya balkon di Gedung BEI, dihimpun kumparan (kumparan.com), dari keterangan saksi, polisi, dan pantauan di lokasi kejadian, Senin (15/1):

video youtube embed

Pukul 11.54 WIB

Keterangan saksi bernama Nalda, selasar itu roboh saat jam istirahat pada pukul 11.54 WIB. Area yang roboh cukup luas dan menimpa lantai dasar yang merupakan jalan masuk, resepsionis dan starbucks.

Asap dari reruntuhan memenuhi lantai dasar, dan ada air yang keluar dari instalasi yang rusak karena lantai roboh.

Suasana balkon gedung BEI roboh (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana balkon gedung BEI roboh (Foto: Dok. Istimewa)

Pukul 12.00 WIB

Suasana seketika mencekam, para karyawan dan pengunjung panik. Puluhan korban di lantai dasar yang terluka satu persatu digotong ke area depan dan taman di tower 2. Di antara korban luka itu adalah beberapa mahasiswa dari Palembang yang sedang kunjungan.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio turut ada di lokasi dan membantu dalam penanganan korban luka.

video youtube embed

Pukul 12.15 WIB

Suasana masih mencekam. Korban luka mulai dibawa ke rumah sakit menggunakan taksi, mobil pegawai, hingga mobil petugas keamanan. Sebagian besar lain masih menunggu untuk dievakuasi di area depan tower 2.

Korban Lantai 1 BEI Roboh (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Korban Lantai 1 BEI Roboh (Foto: Dok. Istimewa)

Pukul 12.20 WIB

Ambulans berdatangan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Tampak ambulans milik Dinkes DKI, ambulans Damkar dan rumah sakit. Polisi dan petugas lain pun mulai berdatangan untuk mengevakuasi korban.

Balkon Gedung BEI Roboh (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Balkon Gedung BEI Roboh (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Korban luka dibawa ke RS Siloam, RS TNI AL Mintohardjo, dan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Belum diketahui pasti jumlah korban, namun data sementara untuk RS Siloam saja ada 30 korban luka. Beberapa mengalami patah tulang.

Pukul 13.02 WIB

Polisi dari Polda Metro Jaya memasang garis polisi untuk mengamankan area kejadian dan penyelidikan lebih lanjut. Para karyawan sudah diminta untuk keluar semua dari dalam gedung.

Suasana di BEI (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di BEI (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Pukul 13.19 WIB

Hujan turun dan proses evakuasi korban masih berlangsung menggunakan beberapa ambulans. Tinggal beberapa korban luka lagi yang perlu dievakuasi ke rumah sakit.

Suasana di luar gedung  BEI  (Foto: Fanny Kusumawadhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di luar gedung BEI (Foto: Fanny Kusumawadhani/kumparan)

Pukul 13.27 WIB

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis tiba di lokasi untuk melihat kondisi robohnya selasar lantai 1 gedung BEI. Hadir juga Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Irjen Pol Setyo Wasisto di BEI (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Irjen Pol Setyo Wasisto di BEI (Foto: Fadjar Hadi/kumparan)

Pukl 13.45 WIB

Seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit. Polisi masih menjaga area lokasi robohnya selasar di gedung BEI tersebut.

Pukul 14.20 WIB

Polisi mulai mengizinkan karyawan BEI untuk kembali ke ruangan masing-masing, namun tidak melalui pintu masuk utama tempat robohnya balkon atau selasar lantai 1 itu.

Sementara itu polisi mulai memeriksa seluruh area di Tower 2 Gedung BEI, dan mencari tahu penyebab robohnya balkon tersebut.

Proses sterilisasi gedung BEI (Foto: Helmi Afandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Proses sterilisasi gedung BEI (Foto: Helmi Afandi/kumparan)