news-card-video
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Mantra-Kerta dan KBS-Ace Nyatakan Siap Ikuti Debat Pilgub Bali 2018

28 April 2018 19:10 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:09 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Rai Mantra dan Ketut Sudikerta sebelum debat. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Rai Mantra dan Ketut Sudikerta sebelum debat. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
ADVERTISEMENT
Dua pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tIba di lokasi debat publik Pilgub Bali 2018 di Goodway Hotel dan Resort, Jalan Taman Mumbul, Nusa Dua, Bali.
ADVERTISEMENT
Paslon nomor urut 2, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta mengungkapkan kesiapannya menghadapi debat yang mengangkat tema "Memajukan dan Menyelesaikan Persoalan Daerah" ini.
"Kami siap. Pada prinsipnya debat ini bagus sebagai pembelajaran politik, melatih masyarakat Bali. Ini juga untuk persahabatan bersama. Semoga ke depan jadi momen pembelajaran politik," ujar Rai Mantra di lokasi, Sabtu (28/4).
Pada kesempatan yang sama, Sudikerta menegaskan bahwa mereka sudah memiliki pengalaman di pemerintahan. Sehingga masyarakat sudah tahu betul track record kepemimpinan keduanya.
Diketahui, Rai Mantra merupakan Wali Kota Denpasar hampir dua periode dan Sudikerta adalah Wakil Gubernur Bali,
Sudikerta mengajak masyarakat Bali untuk tidak golput, namun tetap memilih sesuai hati dan nurani mereka.
ADVERTISEMENT
"Saya rasa masyarakat sudah melihat dan merasakan track record kami dalam kepemimpinan kami di daerah sebelumnya. Yang kurang bagus kami perbaiki lewat program Nawacandra," ujar Sudikerta.
"Jangan golput, tapi mari gunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang jujur, bersih dan beretika," tutupnya,
I Wayan Koster dan Cok Ace sebelum debat. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
I Wayan Koster dan Cok Ace sebelum debat. (Foto: Cisilia Agustina Siahaan/kumparan)
Sementara itu pasangan nomor urut 1 yakni Wayan Koster dan Cokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) juga menyatakan kesiapannya untuk debat ini dan mengaku tak grogi jelang debat. Koster berharap, melalui debat ini masyarakat bisa menilai siapa yang pantas menjadi pemimpin mereka lima tahun ke depan.
"Mudah-mudahan dengan mengikuti debat ini, masyarakat Bali bisa menilai siapa yang pantas memimpin Bali ke depan agar Bali bisa dibangun dalam satu kesatuan wilayah secara integrasi untuk Bali lebih baik," ujar Koster.
ADVERTISEMENT
Koster lalu menjabarkan upaya yang akan dia lakukan bersama pasangannya, Cok Ace, untuk membangun Bali ebih baik ke depannya lewat visi dan misi serta program yang mereka usung
"Kami membangun bali dengan 5 program prioritas. Pertama, sandang pangan dan papan, kedua kesehatan dan pendidikan, ketiga jaminan sosial dan tenaga kerja, keempat adat, agama tradisi, seni dan budaya kelima adalah pariwisata yang didukung infrastruktur darat, laut dan udara yang terintegrasi dan terkoneksi," paparnya.
Pihak KPU Provinsi Bali menyampaikan tema ini penting bagi kedua pasangan cagub dan cawagub Bali dalam Pilgub Bali 2018. Pasangan Koster dan Cok Ace serta Rai Mantra dan Ketut Sudikerta harus mampu menghadapi berbagai persoalan di Bali, tak hanya dari sektor pariwisata, namun juga ekonomi, lingkungan hidup dan pertanian.
ADVERTISEMENT
"Tema ini penting dan strategis. Bali cukup maju dan dinamis yang tentu prestasi ini tidam terlepas dari masalah dan tantangan yang mengikutinya. Sekarang bagaimana visi dan misi para cagub dan cawagub yang maju di tengah isu-isu tersebut. Dan bagaimana menyelesaikan masalah," tegas Raka Sandi, Ketua KPU Provinsi Bali ditemui sebelum debat.