Pencarian populer

Mari Salurkan Donasi untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Kondisi Hotel Mutiara Carita usai diterjang tsunami di Selat Sunda. (Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan)

Sabtu (22/12) menjadi malam yang berat bagi warga di pesisir Selat Sunda. Erupsi yang terjadi di Gunung Anak Krakatau menyebabkan gelombang naik tinggi dengan kekuatan yang dahsyat sehingga menimbulkan tsunami di Anyer dan Lampung.

Kekuatan gelombang tsunami meluluhlantahkan apapun yang ada di sekitarnya. Rumah dan bangunan luluh lantak, kendaraan ringsek, dan banyak warga yang menjadi korban. Berdasarkan data BNPB, hingga Senin (24/12), jumlah korban tewas akibat tsunami Selat Sunda mencapai 281 jiwa. Selain itu ada 1.016 korban luka dan 57 orang yang masih dinyatakan hilang.

Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak. Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran. Jadi wilayah di Provinsi Banten dan Lampung yang berada di Selat Sunda. Daerah pesisir di Kabupaten Pandeglang adalah daerah yang paling banyak jumlah korban dan kerusakannya dibandingkan daerah lain.

Kondisi Desa Way Muli, Lampung Selatan usai terkena tsunami. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Daerah pesisir di sepanjang pantai dari Pantai Carita, Pantai Panimbang, Pantai Teluk Lada, Sumur, dan Tanjung Lesung banyak mengalami kerusakan. 10 kecamatan di Pandeglang terdampak dari terjangan tsunami. Korban paling banyak ditemukan di Hotel Mutiara Carita Cottage, Hotel Tanjung Lesung, dan Kampung Sambolo.

Kapusdatin BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, ada 5 kabupaten yang terdampak tsunami Selat Sunda. Yakni Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran. Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah paling parah terdampak bencana ini.

"Prioritas penanganan darurat saat ini adalah koordinasi, evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, penanganan pengungsi, perbaikan darurat sarana prasarana yang rusak," ujar Sutopo.

Kondisi Desa Way Muli, Lampung Selatan usai terkena tsunami. (Foto: Nugroho Sejati/kumparan)

Saat ini evakuasi, pencarian, dan penyelamatan korban terus dilakukan. Diduga masih ada korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan dan material yang dihanyutkan tsunami.

Para warga masih tinggal di pengungsian dengan perasaan yang masih was-was. Sebab saat ini masih sering terjadi cuaca buruk di sekitar lokasi.

Logo Prambors. (Foto: Dok. Prambors)

Selain meliput langsung dari lokasi demi menyajikan informasi terupdate dan akurat, kumparan juga bekerja sama dengan Radio Prambors untuk menggalang dana bagi para korban tsunami Selat Sunda. Penggalangan dana dilakukan secara online melalui platform Kitabisa. Mari salurkan bantuan Anda dalam tautan berikut:

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: