Menhub Budi Karya dan Moeldoko Jenguk Wiranto di RSPAD

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (11/10).

Wiranto masih dirawat di RSPAD lantaran menderita dua luka tusuk di bagian perut akibat penyerangan di Pandeglang, Kamis (10/10).

Pantauan kumparan di lokasi, Budi Karya tiba lebih dahulu sekitar pukul 08.30 WIB. Ia tidak berkomentar banyak terkait kedatangannya.

"Iya, mau jenguk. Nanti ya," ucapnya.

Berselang sepuluh menit kemudian, Moeldoko tiba di RSPAD. Mantan Panglima TNI itu langsung bergegas dan hanya melambaikan tangan kepada para wartawan.

Wiranto saat diserang di Banten. Foto: Dok. Istimewa

Wiranto diserang saat tiba di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Penusukan itu dilakukan Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) saat masyakarat antusias menyambut kedatangan Wiranto. Ia menyerang Wiranto menggunakan kunai atau senjata lempar ninja.

Namun penyerangan tak hanya dilakukan Abu Rara seorang diri. Dia dibantu Fitri Andriana (21). Keduanya telah ditangkap dan dibawa ke Mabes Polri.

Menko Polhukam Wiranto (tengah) usai meresmikan ruang kuliah bersama Universitas Matlaul Anwar di Pandeglang. Foto: ANTARA FOTO/Weli Ayu Rejeki

Kepala BIN Budi Gunawan mengatakan, keduanya teridentifikasi berasal dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi.

Sementara itu, Mabes Polri melalui Karopenmas Brigjen Dedi Prasetyo sempat menyebut kedua teroris merupakan bagian dari JAD Cirebon.

Namun, tak lama kemudian, Dedi menyebut kedua teroris memang bagian dari JAD Bekasi pimpinan Abu Zee, yang telah ditangkap 23 September 2019.

kumparan post embed