Menlu Malaysia Temui Jokowi, Puji Reformasi Indonesia

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifullah Abdullah (Foto: Dok. Kedutaan Besar Malaysia)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifullah Abdullah (Foto: Dok. Kedutaan Besar Malaysia)

Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah memuji reformasi di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (23/6).

Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Saifuddin. Kunjungan ini adalah tindak lanjut dari pertemuan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada akhir bulan lalu.

Saifuddin diterima Jokowi di Istana Bogor pada pukul 08.30 WIB. Menurut Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dalam pertemuan itu Safuddin memuji demokrasi dan reformasi Indonesia.

"Menlu Malaysia sangat hargai dan kagum pada demokrasi dan reformasi Indonesia," kata Retno kepada kumparan.

Rencananya usai bertemu Jokowi, Saifuddin akan bertemu dengan Menlu Retno.

Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifullah Abdullah (Foto: Dok. Kedutaan Besar Malaysia)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifullah Abdullah (Foto: Dok. Kedutaan Besar Malaysia)

"Secara spesifik pujian Menlu Malaysia ke Indonesia soal demokrasi dan reformasi itu karena dimulai dengan baik," lanjut dia.

Malaysia sendiri tengah melakukan reformasi setelah oposisi mengalahkan partai berkuasa UMNO untuk pertama kalinya sejak negara itu merdeka.

Dalam pertemuan tersebut, kata Retno, Jokowi dan Safuddin juga membicarakan beberapa isu prioritas dalam hubungan kedua negara. "Antara lain masalah perbatasan dan perlindungan," ucap Retno.

Sebelumnya dalam pertemuan dengan Mahathir bulan lalu, Jokowi meminta agar Malaysia memperhatikan nasib dan keselamatan WNI di negara itu. Sampai 2017 lalu, jumlah WNI di Malaysia mencapai lebih dari 2 juta orang.CPI

Selain soal perlindungan, isu Laut China Selatan turut dibahas dalam pertemuan dengan Mahathir. Menurut Jokowi, baik Indonesia dan Malaysia mengambil sikap untuk menghormati hukum yang ada di LCS tersebut.