Pencarian populer

Minum Alkohol Beracun, 99 Warga India Tewas

Ilustrasi alkohol. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan

Sebanyak 99 orang warga India tewas dan beberapa lainnya dirawat di rumah sakit setelah meminum alkohol beracun alias miras oplosan.

Kejadian tersebut berlangsung di Negara Bagian Uttar Pradesh dan Uttarakhand. Polisi mencurigai alkohol yang dikonsumsi sudah dicampur cairan berbahaya seperti metanol.

Dugaan itu muncul setelah polisi menemukan bukti di beberapa desa di India alkohol murah yang dijual bebas sudah ditambahkan metanol, demikian dilansir AFP, Senin (11/2).

Di salah satu di distrik di Uttar Pradesh, 59 orang kehilanganya nyawa usai menenggak minuman keras beracun tersebut.

Sementara di distrik lainnya di Uttar Pradesh, jumlah korban tewas mencapai sembilan orang.

Di negara bagian Uttrakhand, jumlah korban tewas sebanyak 31 orang. Disebabkan banyaknya korban tewas, kepolisian meluncurkan operasi untuk menangkap pengedar alkohol beracun.

Di Uttar Pradesh ada 66 orang ditangkap. Sedangkan di Uttarakhand dua orang terduga pemasok alkohol beracun ditahan.

Seluruh barang yang dijual disita. Beberapa minuman diambil sampelnya untuk membuktikan racun apa yang terkandung di dalamnya.

Menurut beberapa media lokal di India, ada 3.000 orang lebih yang terkait peredaran bisnis alkohol beracun.

Setiap tahunnya ratusan warga miskin di India tewas akibat mengkonsumsi alkohol. Mayoritas korban tewas kehilangan nyawa diakibatkan menenggak minuman keras beracun.

Tiap tahunnya masyarakat India mengkonsumsi 50 miliar liter alkohol, 40 persennya merupakan produk ilegal.

Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: web: