kumparan
6 Sep 2019 13:59 WIB

Mugabe Wafat di Singapura Setelah Berbulan-bulan Dirawat

Robert Mugabe Foto: Reuters/Philimon Bulawayo
Istana Kepresidenan Zimbabwe mengumumkan bahwa mantan Presiden Robert Mugabe pada Jumat (6/9) mengembuskan nafas terakhir saat dirawat di Singapura.
ADVERTISEMENT
"Mugabe wafat di Singapura saat dia secara rutin mendapatkan perawatan medis dalam beberapa tahun terakhir," sebut seorang pejabat Zimbabwe yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/9).
Sejak awal 2019, Mugabe telah dirawat di Singapura. Pemerintah maupun keluarga menutup rapat sakit yang diderita Mugabe.
Meski demikian, sejak 2017 lalu kesehatan Mugabe merosot usai jatuh di kantornya.
Berpulangnya Mugabe telah disampaikan langsung oleh Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa.
Lewat twitternya, Mnangagwa memuji Mugabe. Ia menyebut Mugabe sebagai bapak pendiri bangsa dan tokoh perjuangan Afrika.
"Mugabe adalah ikon kebebasan, seorang pan-Afrika yang mendedikasikan hidupnya untuk emansipasi dan pengembangan masyarakat, jasa-jasanya terhadap sejarah bangsa dan benua tak akan dilupakan," kata Mnangagwa.
ADVERTISEMENT
Mugabe berkuasa di Zimbabwe sejak 1980 hingga 2017. Ia lengser lewat kudeta yang akhirnya membuat Mnangagwa duduk di kursi Presiden.
Selama berkuasa di Zimbabwe, Mugabe dikenal sebagai tokoh yang dipuja dan dibenci.
Di masa awal pemerintahan, ia diapresiasi lantaran berhasil menghapus diskriminasi rasial dan memperkuat perekonomian dan kesehatan terutama untuk warga kulit hitam Zimbabwe.
Namun, setelah bertahun-tahun berkuasa, Mugabe menjalankan pemerintahan secara otoriter. Ia bahkan disebut-sebut sebagai biang keladi runtuhnya perekonomian dan politik Zimbabwe.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan