NasDem: Cak Imin Dukung Jokowi Dulu, Baru Tawarkan Jadi Cawapres

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Johnny G Plate. (Foto: Instagram Official Nasdem)
zoom-in-whitePerbesar
Johnny G Plate. (Foto: Instagram Official Nasdem)

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin telah mendeklarasikan diri sebagai kandidat cawapres. Bahkan, Cak Imin menyebut, apabila Jokowi menggandengnya sebagai cawapres, bisa dipastikan Jokowi akan menang dalam kontestasi Pilpres 2019.

Menanggapi hal itu, Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan, sebelum menawarkan diri menjadi cawapres Jokowi, sebaiknya Cak Imin menyatakan dukungannya untuk Jokowi di Pilpres 2019.

“Itu kan pendapat Cak Imin, bagus-bagus aja. Tapi nanti kita akan mempertimbangkan dalam mengambil keputusan,” ucap Johnny, saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Sabtu (17/3).

“Tapi kita harapkan juga nanti. Cak Imin kan belum diumumkan akan dukung Pak Jokowi apa enggak. Kan belum. Nah kapan? dukung dulu baru kita ngomong (cawapres),” imbuh Johnny.

Dia melanjutkan, NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi soal siapa yang berhak menjadi cawapresnya. Toh, selama ini, beberapa nama baik dari kalangan partai politik hingga nonparpol sudah disodorkan kepada Jokowi.

“Ada Cak Imin, ada Airlangga, termasuk dari parpol maupun nonparpol itu semua diserahkan kepada Pak Jokowi,” terang Anggota Komisi I DPR itu.

Baliho Muhaimin Iskandar di Jakarta (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Baliho Muhaimin Iskandar di Jakarta (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Namun, Johnny mengatakan, Ketua Umum NasDem Surya Paloh merupakan sosok yang tepat untuk menjadi cawapres Jokowi. Sayangnya, lanjut dia, Paloh tak berkenan untuk menjadi cawapres.

“Karena dia (Surya Paloh) tidak mengurus kepentingan pribadinya lagi. Dia hanya menguus negara, tapi dia enggak mau (jadi cawapres),” ungkapnya.

Yang pasti, lanjut Johnny, keputusan akhir siapa sosok yang akan jadi cawapres Jokowi akan diputuskan bersama ketua umum partai koalisi.

“Yang pasti daftar cawapres di dalam daftar pendek, short list-nya presiden nanti pasti akan didiskusikan dengan ketua-ketua umum partai,” tutupnya.

Jokowi saat ini telah didukung lima partai seperti PDIP, PPP, NasDem, Hanura, dan Golkar untuk maju dalam Pilpres 2019. Sementara PKB, hingga saat ini belum menentukan sikapnya akan mendukung siapa di Pilpres nanti.