PAN Buka Opsi Voting di Rakernas Jika Ada DPW Ngotot Dukung Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Partai PAN (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Partai PAN (Foto: Fitra Andrianto/kumparan)

PAN akan menggelar rakernas pada Kamis (9/8) besok, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Tak menutup kemungkinan rakernas tersebut akan mengambil keputusan terkait dukungan capres - cawapres melalui voting.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, mayoritas DPW PAN memang menginginkan agar PAN berkoailisi dengan Gerindra yaitu mengusung Prabowo Subianto sebagai capres. Namun, kata Yandri, apabila sebagian DPW tetap ngotot memilih mendukung Jokowi, maka mekanisme voting bisa dilakukan.

“Ya kalau pun pada akhirnya nanti di rakernas ada satu dua yang tetap ngotot. Ya kan ada cara pengambilan keputusan yang sudah diatur oleh anggaran dasar anggaran rumah tangga ya. Kalau enggak bisa mufakat ya bisa voting,” kata Yandri di DPP PAN, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/8).

"Tapi saya yakin betul PAN ini jarang melakukan voting dengan hal-hal yang seperti ini," imbuhnya.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto (Foto: Dok. PAN)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPP PAN Yandri Susanto (Foto: Dok. PAN)

Menurut Yandri, hubungan Ketum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Jokowi memang cukup baik, termasuk hubungan dengan partai koalisi Jokowi seperti PDIP dan Golkar.

“Jadi memang kelihatan Pak Jokowi menganggap PAN itu sangat penting masuk ke koalisi Pak Jokowi ya sebenarnya. Bang Zul tidak ada masalah komunikasi dengam Pak Jokowi, ya PAN juga enggak ada masalah dengan PDIP dengan Golkar sangat bagus komunikasinya,” ujar Yandri.

Jokowi dan Prabowo (Foto: Bay Ismoyo/AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi dan Prabowo (Foto: Bay Ismoyo/AFP)

Namun menurut Yandri, ke mana dukungan PAN berlabuh masih akan dibicarakan dengan elite dan kader PAN dalam rakernas besok.

“Tapi sekali lagi PAN itu dalam mengambil keputusan itu tentu bertanya kepada orang-orang yang langsung terkait di partai PAN ya. Itu tadi struktur partai sampai ke bawah, konstituen PAN, para ulama. Kemudian ada dewan kehormatan ada MMP, ada sayap PAN. Bang Zul selalu jelaskan itu dengan Pak Jokowi,” tutupnya.