kumparan
8 Jun 2018 16:00 WIB

Panduan Lengkap Mudik 2018: Kereta Malam ke Salatiga Via Semarang

Video
Perjalanan jarak jauh dengan kereta malam sering kali jadi salah satu opsi yang kerap dipilih oleh para pemudik. Pasalnya, dengan menggunakan kereta pada malam hari, perjalanan panjang menjadi tidak terasa lama dan melelahkan.
ADVERTISEMENT
Salah satu kota yang kerap jadi tujuan para pemudik adalah Salatiga di Jawa Tengah. Kali ini, kumparan melakukan perjalanan mudik ke Salatiga via Semarang dengan menggunakan kereta api yang berangkat di malam hari.
Karena letak Salatiga yang berada di antara Semarang dan Solo, perjalanan menuju Kota Salatiga dilakukan dengan menggunakan dua moda transportasi. Perjalanan pertama dilakukan dengan menggunakan kereta kelas eksekutif dan kemudian akan dengan menggunakan mobil selama kurang lebih 2 jam.
Perjalanan mudik kumparan dilakukan pada Rabu, 30 Juni 2018 lalu dengan menggunakan kereta Argo Sindoro jurusan Stasiun Gambir-Semarang Tawang dengan biaya tiket sebesar Rp 285 ribu per orangnya.
Berbeda dengan kereta kelas ekonomi atau bisnis yang biasanya berhenti di tujuh hingga 12 stasiun yang berbeda di sepanjang perjalananan, kereta kelas eksekutif hanya berhenti di tiga stasiun, yaitu Cirebon, Pekalongan, dan Tegal.
Rangkaian kereta api. (Foto: PT. KAI)
Perbedaan banyaknya stasiun yang menjadi lokasi transit kereta menjadikan kereta kelas eksekutif bisa tiba lebih dulu dibanding kereta kelas lainnya. Karena hanya menempuh waktu perjalanan lima setengah hingga enam jam saja, dibandingkan kereta ekonomi yang menghabiskan waktu tujuh hingga tujuh setengah jam perjalanan.
ADVERTISEMENT
Selain waktu tempuh yang lebih singkat, kereta eksekutif juga memiliki gerbong restorasi yang bisa kamu gunakan untuk makan dan minum saat perjalanan di kereta.
Di gerbong ini, kamu akan dilayani oleh pramugara dan pramugari yang bertugas. Kamu bisa memesan minuman panas, cemilan, dan bahkan makanan seperti nasi goreng atau nasi rames.
Kereta eksekutif juga menyediakan bantal dan selimut gratis yang bisa kamu gunakan saat perjalanan. Bangku yang digunakan dalam kereta eksekutif juga berbeda dengan bangku yang ada di kelas ekonomi.
Bangku di kereta kelas ini memiliki sandaran kaki di depannya dan sandaran punggungnya dapat disesuaikan sesuai kebutuhanmu. Fasilitas ini pastinya akan membuat perjalanan dengan kereta malammu semakin menyenangkan dan tidak terasa melelahkan.
ADVERTISEMENT
Setiap gerbong kereta juga dilengkapi dengan sebuah televisi di setiap banjar bangku penumpangnya yang akan menayangkan hiburan bagi penumpang saat perjalanan. Di samping bangku penumpang juga terdapat steker listrik yang bisa kamu gunakan untuk mengisi ulang daya perangkat elektronik yang kamu miliki.
Rangkaian kereta api. (Foto: Flickr/ Madya Ramadhan Putra)
Kereta eksekutif ini juga dilengkapi dengan toilet di setiap celah gerbongnya, sehingga kamu tidak akan kesulitan saat ingin buang air di tengah perjalanan.
Setiba di Semarang, kumparan melanjutkan perjalanan selama dua jam menuju Kota Salatiga dengan menggunakan mobil dari Stasiun Semarang Tawang.
Bagi kamu yang ingin menggunakan angkutan umum, kamu bisa melanjutkan perjalanan lewat terminal bus Terboyo atau terminal bus Banyumanik menggunakan bus yang menuju Solo atau Yogyakarta dan minta untuk turun di Salatiga.
ADVERTISEMENT
Namun sebelum memilih bus, pastikan kamu sudah menanyakan pada supir atau kondekturnya apakah mereka akan berhenti di Salatiga atau tidak, sehingga kamu tidak kesasar atau terlewat.
Karena Kota Salatiga tidak memiliki stasiun yang dilewati kereta jarak jauh atau bandara, kamu tidak bisa mengakses langsung kota ini dengan kereta jarak jauh atau pesawat. Selain lewat Semarang, kamu juga dapat mudik ke Salatiga melalui kota Solo.
Ingin tahu seperti apa keseruan tim kumparan ‘mudik’ ke Salatiga via Semarang dengan menggunakan kereta? Simak video berikut ini, ya!
-----
Panduan lengkap mudik lebaran 2018 bisa Anda ikuti di topik Panduan Mudik 2018. Story-story panduan lengkap mudik lebaran 2018 akan kami sajikan pada Jumat, 8 Juni hingga Senin 11 Juni 2018. Selamat mudik, dan tetap berhati-hati di perjalanan!
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan