PDIP: Megawati dan Prabowo Akan Bertemu, Tak Terkait Kabinet

PDIP akhirnya angkat bicara soal kabar rencana pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Sekjen PDIP Kristiyanto, membenarkan rencana itu, namun tidak disebutkan soal ikut tidaknya Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ibu Megawati Soekarnoputri memang direncanakan bertemu dengan Pak Prabowo. Pertemuan dalam waktu dekat, dan sebagai tradisi silaturahim yang baik untuk dijalankan para pemimpin," ucap Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (23/7).
"Tentang kapan dan di mana pertemuan itu akan kami informasikan lebih lanjut," imbuhnya.
Hasto menjelaskan, pertemuan tersebut menyangkut aspek mendasar yaitu persahabatan antarpemimpin. Meski dalam pilihan politik berbeda, tetapi memiliki komitmen untuk berdialog dan meletakkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya.
"Apa pun rekonsiliasi pascapemilu penting untuk dilakukan," kata Hasto.
"Pertemuan tersebut jangan dimaknakan terlalu jauh dengan pembentukan koalisi. Sebab terkait koalisi pasca-Pilpres, fatsunnya harus dibahas bersama antara Presiden dengan seluruh ketum koalisi."
Hasto menyebut hubungan Megawati dan Prabowo sudah berjalan baik sejak lama, bahkan saat kampanye Pilpres 2019. Keduanya saling menghormati dan tidak pernah terlontar hal-hal yang membuat adanya jarak.
Megawati dan Prabowo juga pernah berpasangan sebagai capres dan cawapres pada Pilpres 2009, tapi kalah dari SBY-Boediono yang meraup 60,8 persen suara.
"Ibu Mega percaya pada kenegarawanan Pak Prabowo dan sama halnya dengan Pak Jokowi, kepemimpinan yang mempersatukan dan diwarnai dengan dialog antarpemimpin, merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan," kata Hasto.
Rencana pertemuan elite politik berpengaruh itu diungkap pertama kali oleh Waketum Gerindra, Arief Poyuono. Menurutnya, akan ada pertemuan Megawati, Prabowo, dan Presiden Jokowi pada Rabu (24/7) besok pukul 12.00 WIB.
