Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
PDIP Serang Anies: Jangan Hadapkan DPRD dengan Rakyat Soal Saham Bir
8 Maret 2019 18:19 WIB
Diperbarui 20 Maret 2019 20:08 WIB

ADVERTISEMENT
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta dianggap sejumlah massa dari Jawara Betawi 411 menjadi pihak yang tidak setuju pelepasan saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). Hal itu dipicu surat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tidak segera diproses oleh Ketua DPRD DKI yang berasal dari PDIP, Prasetyo Edi Marsudi.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi PDIP, Gembong Warsono menganggap polemik mengenai saham di perusahaan bir yang saat ini berkembang dipicu oleh Anies. Menurutnya, sebenarnya DPRD DKI masih menunggu kajian dari pelepasan saham tersebut.
“Yang bikin persoalan itu adalah Pak Gubernur menyampaikan ke publik, DPRD tidak setuju, diadukan ke rakyat kan gitu. Sementara DPRD minta kajian terlebih dahulu ke gubernur gitu loh,” kata Gembong saat dihubungi, Jumat, (8/3).
“Ini kan asetnya warga DKI, ketika asetnya warga DKI DPRD sebagai wakil rakyat perlu melihat kajiannya seperti apa, kan gitu,” tambahnya.
Gembong memastikan tidak mau melepas saham kalau belum ada penjelasan dari Anies. Ia malah menaruh curiga kepada Anies apabila menjual saham di PT Delta Djakarta tanpa ada alasan yang pasti.
ADVERTISEMENT
“Supaya tidak ada tanda tanya ya tolong berikan kajian kan gitu. Jangan belum apa-apa dihadapkan DPRD dengan rakyat kan gitu,” ujar Gembong.
Lebih lanjut, Gembong juga angkat bicara mengenai petisi online dari masyarakat yang mendukung pelepasan saham bir. Ia merasa hal itu merupakan bentuk ekspresi dari warga Jakarta.
“Rakyat Jakarta memang banyak, banyak variasi. Ini kan keputusan belum diambil, ketika belum diambil semua warga boleh memberikan tanggapan gitu. Jadi enggak perlu dipersoalkan,” ungkap Gembong.
Gembong membantah kalau saham yang dimiliki Pemprov DKI tidak memberikan keuntungan. Ia menjelaskan dividen yang didapatkan dari saham yang ditanam di PT Delta Djakarta bisa dimanfaatkan untuk pembangunan.
“Nah dividen bisa dilakukan Pemprov untuk pembangunan kan gitu. Jadi kalau dikatakan nggak ada manfaatnya ya ada manfaatnya gitu. Tetapi nanti akan kita timbang bareng-bareng,” tutur Gembong.
ADVERTISEMENT