Pencarian populer

Pesan Rizieq untuk Ijtima Ulama ke-4: Keputusan Bermanfaat Bagi Umat

Ketua GNPF Yusuf Martak. Foto: Fadjar Hadi/kumparan
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama memastikan menggelar itjima ulama ke-4 pada awal Agustus mendatang. Ada beberapa hal yang akan dibahas, mulai dari evaluasi hasil itjima ulama ke-3 hingga sikap ulama dan umat setelah Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
Ketua GNPF Yusuf Martak menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Imam Besar FPI Rizieq Syihab terkait pelaksanaan itjima ulama ke-4. Yusuf menyebut Rizieq berpesan agar itjima ulama nanti menghasilkan keputusan yang terbaik bagi umat.
"Pesan beliau, jangan mengambil satu langkah apa pun sebelum menampung seluruh aspirasi dari para yang hadir di itjima, dari para ulama para habaib dan para tokoh-tokoh," kata Yusuf di Hotel Alia, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7).
"Berilah masukan yang senormal-normalnya dalam arti kata yang proporsional agar keputusan itjima ke-4 bermanfaat bagi umat," lanjutnya.
Namun, Yusuf mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan tanggal dan lokasi pasti acara ijtima ulama ke-4.
Rizieq Syihab. Foto: Reuters/Beawiharta
"Direncanakan awal Agustus karena kita enggak pernah menentukan, kita selalu syuro bersama. Usulan bersama keputusan bersama, begitu selalu," ucap Yusuf.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Sekretaris Umum FPI Munarman menyatakan dalam itjima juga akan dibahas mengenai konsolidasi ulama dan umat setelah putusan Mahkamah Konstitusi. Ia berharap agar tidak ada lagi kecurangan dan kezaliman.
"Agenda utama kita konsolidasi, isunya konsolidasi umat dan ulama dalam implementasi bagaimana keadilan, kemudian bisa jadi praktik dalam penyelenggaraan bernegara. Itu bagaimana praktiknya, supaya kecurangan kezaliman enggak menjadi kebiasaan biar enggak jadi praktik. Ini tugas ulama dan muslim mengingatkan elemen bangsa untuk menghindari kemungkaran," tutup Munarman.
Ijtima ulama ke-4 ini diadakan juga untuk menyikapi pertemuan Jokowi dan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7). Namun, kehadiran Prabowo akan dipertimbangkan terlebih dahulu untuk diundang pada ijtima nanti.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80