Petisi Online untuk Bantu Oki, Sopir Transjabodetabek yang Didenda

Masih ingat video viral segerombolan remaja yang naik di atap bus Transjabodetabek dan terjepit di underpass Tanah Abang pada malam takbiran? Akibat ulah mereka, sopir yang membawa bus itu dikenakan sanksi oleh operator bus Mayasari Bakti dan harus membayar denda kerusakan bus.
Sopir bernama Oki itu diberikan sanksi sebagai peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya menaikkan penumpang di atap bus.
Namun, pemberian sanksi denda ini ikut disoroti oleh netizen. Bahkan, muncul petisi di kitabisa.com untuk membantu Oki membayarkan dendanya.
Petisi online yang dibuat Diana Leiwakabessy di kitabisa.com ini menargetkan donasi sebesar Rp 2 juta untuk membantu Oki. Dalam kolom deskripsinya, Diana mengaku cukup kesal melihat ulah remaja-remaja itu sehingga membuat sang sopir harus membayar denda.
Kepada kumparan, Diana menjelaskan alasan mengapa ia akhirnya membuat petisi tersebut. Ia menilai denda yang diberikan kepada Oki tidak adil.
"Dari pengamatan gue yang seorang awam ini, Pak Oki diperlakukan secara tidak adil. Yang bersangkutan diancam, bisnya dibajak sekitar 50 orang. Apakah dia punya pilihan lain selain mengangkut para berandal itu? Kalau dia menolak lalu bisnya dirusak atau dilukai, siapa yang mau tanggung jawab?" ungkap Diana melalui pesan singkat, Jumat (7/6).
Ia juga bertanya-tanya mengapa bukan anak-anak yang memaksa menaiki atap tersebut yang didenda. Diana menilai sanksi berupa teguran kepada Oki sudah cukup, namun ia mempertanyakan terkait denda yang disebut mencapai Rp 1,2 juta, yang harus dibayarkan oleh sang sopir.
"Lah kok malah ditambah denda Rp 1,2 juta? Padahal berapalah gajinya sopir Mayasari Bakti? Salah-salah dia enggak bisa Lebaran gegara harus bayar denda akibat kesalahan yang (menurut gue) bukan salahnya," kata Diana.
Alih-alih sopir, Diana menilai yang seharusnya orang tua para remaja yang memaksa naik atap itulah yang semestinya dimintai denda oleh pihak operator.
Melihat jumlah denda yang tak sedikit, lalu Diana mencoba mengajak masyarakat yang peduli untuk ikut membantu Oki. Maka dari situlah ia berinisiatif membuat petisi online di kitabisa.
"Gue gemas pengen bantuin langsung tapi uang Rp 1,2 juta bukan jumlah yang kecil buat gue. Jadi mari mengajak netizen patungan di kitabisa.com," tutupnya.
Hingga pukul 20.30 WIB, jumlah donasi yang sudah terkumpul lewat petisi itu sudah mencapai Rp 6.341.473. Bahkan, jumlah tersebut sudah melewati target donasi yang ditentukan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan sopir bus yang salah dan dianggap bertanggungjawab karena membawa penumpang di atap. Selain itu, ia juga berniat membuat aturan khusus agar tak ada lagi sopir yang membolehkan orang-orang naik di atap bus.
