PM Australia Beber Alasan Pilih RI Jadi Negara Pertama yang Dilawatnya

Kurang lebih sepekan menjabat, Perdana Menteri baru Australia Scott Morrison langsung terbang ke Indonesia. Ia menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas hubungan kedua negara, terutama di bidang ekonomi.
Di mata Morrison, Indonesia begitu penting. Itu lah kenapa RI jadi negara luar negeri pertama yang dilawat oleh eks Menteri Keuangan tersebut.
"Saya datang ke sini di pekan pertama saya jadi PM karena ada kemitraan mendalam antara Indonesia dan Australia," sebut Morrison di Istana Bogor, Jumat (31/8).

Morrison menambahkan, hubungan Indonesia dan negaranya sudah berada di jalur tepat semenjak pendahulunya Malclom Turnbull memerintah.
Oleh sebab itu, ia pun berharap, di masa pemerintahannya, Indonesia dan Australia hubungannya akan semakin bertumbuh dan berkembang.
Dalam lawatan ke Indonesia, Morrison menyatakan, kedua negara sepakat untuk melakukan peningkatan hubungan comperhensif straregic partnership serta ekonomi.

"Hubungan ekonomi, kita hari ini telah berkomitmen untuk mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa Australia dan Indonesia akan melakukan kerja berat yang dibutuhkan untuk mewujudkan potensi ekonomi yang ada saat ini," beber Morrison.
"Kesuksesan ekonomi Indonesia sangatlah penting bagi Australia tentu juga bagi kawasan dan ekonomi global. Ekonomi yang terus maju di segala sektor mulai dari teknologi sampai ke sektor riil dan kami ingin jadi bagian dari hal itu bersama," tutur Morrison.
Sementara itu, Presiden Jokowi menyambut baik dipilihnya Indonesia sebagai negara yang pertama kali dilawat Morrison. Terkait hubungan ekonomi, Jokowi memastikan Indonesia selalu memandang Australia sebagai mitra dagang yang penting.
"Dalam pertemuan tadi saya juga menegaskan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan hubungan bilateral dengan Australia. Australia merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan, Australia juga merupakan salah satu mitra penting bagi Asia," kata Jokowi
"Kami menyambut baik peningkatan hubungan dari komprehensif partnership menjadi comprehensive strategic partnership. Kami juga menegaskan pentingnya keterbukaan ekonomi dan upaya memperkokoh hubungan ekonomi yang saling menguntungkan," lanjut dia.
